Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membentuk tim investigasi bersama dinas terkait untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, yang terjadi pada Senin pagi. Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim menyatakan Gubernur DKI Jakarta Pramon Anung telah memerintahkan seluruh jajaran untuk segera mengkoordinasikan upaya penanganan darurat. Sebanyak 16 unit kendaraan pemadam kebakaran dengan 80 personel dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta telah dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api yang masih berkobar. Tim gabungan juga melibatkan personel Polri untuk mengatur lalu lintas dan evakuasi, serta petugas medis untuk penanganan korban luka ringan jika diperlukan.
Proses pemadaman diprioritaskan dengan strategi pencegahan penyebaran api ke area pasar lainnya, mengingat kawasan ini sangat vital sebagai pusat distribusi pangan bagi masyarakat Jakarta. Pramono Anung juga menyampaikan duka dan keprihatinan atas kejadian kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati. Kejadian tersebut telah menimbulkan kepanikan di kalangan pedagang dan warga setempat, termasuk suara ledakan yang terdengar. Meskipun belum ada laporan korban jiwa, Gubernur Jakarta meminta jajarannya untuk memprioritaskan keselamatan semua pihak yang terdampak.

