KSMI Bersiap Gelar Piala Asia Sepak Bola Mini 2026, Kepengurusan Baru Resmi Disahkan
Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) memasuki babak baru setelah menerima Surat Keputusan (SK) Perubahan Kepengurusan dari Kementerian Hukum Republik Indonesia. Pengesahan ini bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan penegasan bahwa struktur organisasi KSMI kini sah berjalan dengan susunan baru yang telah ditetapkan sesuai aturan yang berlaku.
SK Baru Jadi Landasan Langkah KSMI
Melalui SK Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-0000070.AH.01.08.TAHUN 2026, KSMI menetapkan kembali jajaran kepengurusan inti yang mencakup posisi Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, dan Bendahara Umum. Dengan terbitnya dokumen tersebut, KSMI memastikan roda organisasi memiliki dasar hukum yang jelas untuk menjalankan program kerja ke depan.
Ketua Umum KSMI, Muhamad Fathir, menegaskan bahwa kepengurusan baru ini akan diarahkan pada tata kelola yang lebih tertib dan profesional. Ia menyebut prinsip transparan, akuntabel, dan profesional menjadi pijakan utama agar organisasi dapat bergerak lebih solid dalam membangun sepakbola mini di Indonesia.
Target Besar: Piala Asia Sepak Bola Mini 2026
Di tengah pengukuhan kepengurusan tersebut, KSMI juga mulai menatap agenda yang lebih besar, yakni penyelenggaraan Piala Asia Sepak Bola Mini 2026. Rencana itu menunjukkan bahwa organisasi tak hanya fokus pada pembenahan internal, tetapi juga pada ambisi membawa sepakbola mini Indonesia ke panggung yang lebih luas.
Menurut KSMI, kehadiran kepengurusan yang telah disahkan akan menjadi modal penting untuk memperkuat langkah organisasi di tingkat nasional, regional, hingga internasional. Harapannya, ekosistem sepakbola mini di Tanah Air bisa tumbuh lebih sehat dan memberi manfaat bagi seluruh komunitas yang terlibat.
Penguatan Organisasi untuk Ekosistem yang Lebih Luas
Dalam keterangan tertulis yang disampaikan di Jakarta, Muhamad Fathir menekankan bahwa KSMI ingin membangun fondasi organisasi yang tidak hanya sah secara administratif, tetapi juga efektif dalam pelaksanaan program. Dengan legitimasi yang kini diperoleh, KSMI berharap bisa memperluas peran sepakbola mini sebagai cabang yang punya ruang berkembang lebih besar di Indonesia.
Fokus KSMI kini jelas: menata kepengurusan, memperkuat arah organisasi, dan menyiapkan langkah menuju ajang internasional yang sudah masuk rencana kerja. Pengesahan dari Kementerian Hukum menjadi titik awal bagi KSMI untuk bergerak dengan pijakan yang lebih kuat.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
