Kenali Infeksi Saluran Kemih: Penyebab Nyeri saat Buang Air Kecil

Infeksi Saluran Kemih (ISK) sering dianggap sebagai keluhan ringan, namun sebenarnya dapat menimbulkan rasa nyeri saat berkemih, anyang-anyangan, dan mengganggu aktivitas sehari-hari jika tidak ditangani dengan tepat. Menurut Spesialis Urologi Eka Hospital, dr. Febriyani, ISK terjadi ketika bakteri, jamur, atau virus memasuki dan berkembang di saluran kemih. Penyebab utama ISK adalah bakteri Escherichia coli (E. coli) dan virus tertentu yang biasanya berasal dari saluran pencernaan. Faktor risiko ISK meliputi usia, jenis kelamin, gangguan prostat, kehamilan, menopause, prolaps organ panggul, gangguan saraf, diabetes, dan hubungan seksual yang aktif. Gejala ISK meliputi sensasi terbakar atau nyeri saat buang air kecil, frekuensi buang air kecil yang meningkat, urine berwarna keruh atau bercampur darah, nyeri pada panggul atau perut bagian bawah, demam, mual, muntah, tekanan darah turun, dan penurunan kesadaran. Untuk mengatasi dan mencegah ISK, disarankan untuk minum air putih minimal 8 gelas sehari, membersihkan area kemaluan secara benar, rutin mengganti pembalut atau tampon, membersihkan area kemaluan setelah berhubungan intim, menghindari penggunaan produk pembersih kewanitaan yang mengiritasi, dan tidak menggunakan alat kontrasepsi tertentu. Jika ISK terjadi berulang, konsultasikan dengan spesialis urologi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Source link