PT Bank Central Asia Tbk (BCA) telah mengintegrasikan teknologi digital dan layanan bagi 43 juta pemilik rekening per akhir 2025. Aduan scamming dan phishing kini dapat dilakukan melalui Halo BCA. Layanan BCA yang terintegrasi ini dapat diakses melalui Halo BCA, sejalan dengan komitmen memberikan pelayanan berkualitas untuk nasabah.
Halo BCA telah melayani total interaksi nasabah sebanyak 30 juta interaksi selama tahun 2025, melalui telepon, chat, dan media sosial, termasuk penanganan kasus kriminalitas. Di Indonesia, Indonesia Anti-Scam Center (IASC) mencatat sekitar 400 ribu laporan kriminalitas pada tahun 2025, dengan sekitar 23 ribu laporan diterima oleh Halo BCA. Modus kriminalitas yang umum meliputi scamming dan phishing yang mengatasnamakan BCA.
BCA terus meningkatkan pelayanan kepada nasabah, termasuk penanganan kasus kriminalitas. Halo BCA kini dilengkapi dengan fitur Voice Internet Protocol Call (VOIP) yang memungkinkan nasabah menghubungi layanan tanpa menggunakan pulsa. Aplikasi haloBCA juga menambahkan fitur baru pada tahun 2026, seperti live chat, pemantauan status laporan, buka blokir PIN kartu ATM, dan lainnya.
Sebagai anggota Indonesia Anti-Scam Center (IASC) OJK dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), BCA berkomitmen untuk melindungi nasabah dari berbagai modus penipuan. Gerakan #tanyaHaloBCAaja digaungkan untuk meningkatkan kesadaran nasabah terhadap kriminalitas dan menjaga keamanan. BCA senantiasa mengutamakan kebutuhan nasabah dan mendorong nasabah untuk tetap aman dan nyaman dalam bertransaksi.
