Saat ini, Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menginformasikan bahwa Presiden Prabowo Subianto secara rutin memantau kemajuan pemulihan wilayah yang terkena dampak bencana di Sumatera. Presiden juga meminta Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi serta menteri terkait untuk terus memberikan pembaruan secara teratur kepada publik. Informasi tersebut diunggah melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet.
Dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Teddy menyampaikan bahwa setelah dua bulan penanganan pascabencana, pemerintah telah berhasil melakukan pemulihan infrastruktur dan layanan dasar yang signifikan di berbagai sektor di Sumatera. Hingga saat ini, telah dibangun 5.500 unit hunian, 98 jembatan, dan 99 ruas jalan nasional yang terdampak juga telah pulih sepenuhnya.
Pemulihan layanan publik juga menunjukkan progres, dengan 87 rumah sakit dan 867 puskesmas kembali melayani masyarakat. Sekolah, pasar, serta aktivitas ekonomi juga mulai pulih dan berjalan kembali. Selain fokus pada pembangunan fisik, pemerintah juga memberikan prioritas pada penyaluran dana kepada pemerintah daerah dan bantuan langsung kepada warga terdampak.
Selain itu, Presiden Prabowo juga memperhatikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan di daerah terdampak menjelang bulan suci Ramadan. Tujuannya adalah memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik dan harga barang tetap terjangkau. Seperti yang diungkapkan Teddy, Presiden siap memberikan bantuan yang diperlukan secepat mungkin bagi wilayah yang terkena dampak bencana.
