Pada libur panjang akhir pekan dan jelang Imlek, Kepolisian Resor Garut menerapkan sistem satu arah untuk mengatasi kepadatan lalu lintas dari Garut menuju Bandung, Jawa Barat. Kepala Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli Satuan Lalu Lintas Polres Garut, Ipda M Adi Kurniawan, memastikan bahwa arus kendaraan menuju Bandung dari Garut telah diurai dengan sukses menggunakan sistem satu arah. Selama libur akhir pekan dan Hari Raya Imlek, terjadi peningkatan arus kendaraan di jalur wisata maupun jalan utama Bandung-Garut. Sebagai upaya penanganan, personel kepolisian ditempatkan di berbagai persimpangan dan ruas jalan strategis seperti di Tarogong Kaler, Tutugan Leles, Kadungora, dan sekitar perbatasan Bandung.
Memperhatikan situasi lalu lintas yang ramai, arus kendaraan dari Bandung ke Garut dialihkan melalui jalur lingkar Kadungora dan lingkar Leles. Begitu pula sebaliknya, arus kendaraan dari Bandung diarahkan melalui Jalan KH Anwar Musaddad menuju Jalan Suherman, Tarogong, dan ke pusat kota Garut. Selama penerapan sistem satu arah di jalur utama Garut-Bandung, penutupan dilakukan di setiap persimpangan jalan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan lalu lintas. Masyarakat yang sedang berwisata atau berziarah sangat dihimbau untuk mematuhi aturan lalu lintas yang diberlakukan.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan arus lalu lintas di jalur Garut-Bandung dapat lebih terkendali dan terurai dengan baik. Tindakan proaktif dari pihak kepolisian dalam mengatasi kepadatan lalu lintas ini merupakan upaya untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan seluruh pengguna jalan. Semua pihak diharapkan saling bekerja sama untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib.
