Mario Wuysang Iri Tidak Rasakan Format Kandang-Tandang IBL

Mario Wuysang, legenda bola basket Indonesia yang kini tinggal di Amerika Serikat, tetap mengikuti perkembangan Indonesian Basketball League (IBL). Beliau memberikan perhatian khusus terhadap format kandang dan tandang yang kini diterapkan dalam kompetisi IBL. Mantan pemain Aspac Jakarta ini mendukung keputusan IBL untuk menggunakan format home and away yang telah berlangsung selama tiga musim terakhir. Menurut Mario, format ini sangat baik karena memungkinkan suporter untuk menyaksikan tim favorit mereka bermain di kota sendiri dan menciptakan atmosfer yang lebih hidup dan emosional. Beliau juga mengungkapkan kagumnya terhadap atmosfer bola basket di beberapa kota di Indonesia seperti Bandung, Jakarta, Surabaya, dan Solo yang selalu ramai saat pertandingan. Mario berharap bahwa sistem home and away sudah diterapkan sejak lama, sehingga ia juga bisa merasakan pengalaman bermain di kandang dan tandang. Selama ini, Mario tidak menyukai sistem series yang digunakan dalam kompetisi.

Source link