Menurut Isnawa, persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam upaya meminimalkan risiko bencana. Beliau menyarankan agar warga secara rutin memantau perkembangan tinggi permukaan air melalui situs resmi BPBD dan selalu memperbarui informasi terkait kondisi banjir melalui platform pantauan banjir yang disediakan oleh Pemprov DKI. BPBD DKI juga mengingatkan agar masyarakat dapat menyiapkan perlengkapan penting seperti payung atau jas hujan serta tas siaga bencana yang berisi dokumen penting dan kebutuhan darurat.
Tidak hanya itu, BPBD DKI juga menyampaikan pesan penting agar warga dapat segera menghubungi Call Center Jakarta Siaga di nomor 112 apabila menemui kondisi darurat yang membutuhkan pertolongan. Isnawa juga menegaskan bahwa BPBD terus meningkatkan kesiapsiagaan personel dan peralatan guna mengantisipasi potensi dampak cuaca ekstrem di wilayah Jakarta dan Kepulauan Seribu.
Peringatan Cuaca Jakarta: Potensi Hujan Lebat hingga 28 Februari
