194 Ribu Serangan Spyware di Indonesia Diblokir

Kaspersky Gagalkan 194.626 Serangan Spyware di Indonesia pada 2025

Jakarta, ID – Kaspersky, perusahaan konsultan dan penyedia solusi sekuriti siber asal Rusia, berhasil menggagalkan 194.626 serangan spyware di Indonesia (RI) pada tahun 2025. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 35% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat 143.804 serangan.

Spyware merupakan jenis perangkat lunak berbahaya (malware) yang dapat mengintai, merekam aktivitas, dan mencuri data pribadi tanpa izin pengguna. Kaspersky memiliki peran krusial dalam memerangi ancaman spyware ini, menjadikan mereka salah satu pemimpin dalam bidang keamanan siber.

Kondisi Keamanan Siber di Asia Tenggara

Jumlah serangan spyware yang berhasil digagalkan di Indonesia menempatkannya sebagai negara kedua terbanyak dari enam negara yang dipantau. Total upaya serangan di Asia Tenggara pada tahun 2025 mencapai 818.939, menunjukkan peningkatan sebesar 18% dari tahun sebelumnya yang sebanyak 695.425 serangan.

Simon Tung, General Manager untuk Asean dan Negara-negara Berkembang Asia (AEC/Asia Emerge Country) di Kaspersky, menyatakan bahwa adanya peningkatan serangan spyware menempatkan bisnis di Asia Tenggara pada risiko yang semakin besar. Perusahaan keamanan siber global dan privasi digital Kaspersky secara intensif melakukan riset untuk mengamati tren dan mengembangkan solusi yang tepat.

Operasi ForumTroll: Ancaman Spionase Siber di Masa Kini

Pada Maret 2025, Kaspersky mengungkap Operasi ForumTroll, sebuah kampanye spionase siber tertarget yang memanfaatkan kerentanan zero-day Chrome untuk menyusup ke berbagai organisasi di berbagai sektor, seperti media, pemerintahan, pendidikan, dan keuangan. Penyerang menggunakan metode phishing melalui e-mail yang menyerupai undangan resmi untuk acara forum.

Operasi tersebut berhasil menyebarkan perangkat lunak mata-mata seperti LeetAgent dan varian yang lebih canggih bernama Dante. Kedua perangkat lunak ini terhubung melalui infrastruktur yang sama, mendemonstrasikan koordinasi yang matang dan keberadaan sumber daya yang memadai.

Dengan adanya upaya serangan spyware yang semakin agresif di Asia Tenggara, keberadaan solusi keamanan siber menjadi krusial dalam melindungi data penting dan informasi rahasia perusahaan.

Sumber: Kaspersky, Mei 2026

Source link