Pentingnya Nalar Kritis di Era Teknologi

Kemenkomdigi Mendorong Literasi Digital di Tengah Arus Teknologi

Mamuju (ANTARA) – Kementerian Komunikasi Digital (Kemenkomdigi) melalui Pandu Literasi Digital, Shalahuddin, menyoroti pentingnya nalar kritis di era teknologi informasi saat ini. Dalam bimbingan teknis di Mamuju, Shalahuddin menekankan perlunya pemahaman mendalam tentang dampak teknologi digital pada kehidupan masyarakat.

Bimbingan Teknis Literasi Informasi

Bimbingan teknis literasi informasi yang dihadiri oleh 150 peserta dari berbagai kalangan, seperti pustakawan, tenaga perpustakaan, guru, dan pegiat literasi di Sulbar, memfokuskan pada tema Digitalitas dan Literasi Digital. Shalahuddin menekankan bahwa perkembangan digital telah mengubah cara hidup, berpikir, dan berinteraksi masyarakat secara signifikan.

Perubahan dalam Era Digital

Shalahuddin mencatat berbagai perubahan dan tantangan yang muncul akibat digitalisasi, termasuk pergeseran otoritas dan tekanan psikologis pada masyarakat. Ia juga menyoroti betapa pentingnya masyarakat memahami cara berpikir di dunia digital dan kemampuan memilah informasi yang diterima.

Pentingnya Literasi Informasi

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Junda Maulana, menegaskan kebutuhan akan literasi informasi di tengah arus informasi dan media sosial yang begitu deras. Ia menekankan bahwa literasi informasi adalah kunci dalam memanfaatkan informasi secara positif dan mencegah penyebaran informasi palsu atau merugikan.

Dengan pemahaman kritis dan kemampuan memilah informasi, masyarakat diharapkan dapat tetap mengendalikan arah perkembangan teknologi dan mengoptimalkan manfaatnya dalam pembangunan serta interaksi sosial.

Source link