Portal berita berupaya untuk memberikan informasi, dengan menghadirkan berita langsung kepada Anda

Jumat, 11 September 2026
Berita

Tips Keamanan Perjalanan Kereta Setelah Gempa 4.9

19 Juli 2026k5jvo
Bagikan: WhatsApp Facebook X

PT KAI Pastikan Keamanan Perjalanan Kereta Api Pasca Gempa Magnitudo 4,9

Cianjur (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memastikan seluruh perjalanan kereta api di wilayah operasional Daop 2 Bandung tetap aman setelah terjadinya gempa bumi magnitudo 4,9 yang terjadi Minggu (19/7) petang.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo menyatakan bahwa keselamatan perjalanan kereta api selalu menjadi prioritas utama KAI dalam setiap kondisi, termasuk saat terjadi bencana alam.

Gempa Berpusat di Selatan Kabupaten Sukabumi

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa berpusat di 83 kilometer Selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada koordinat 7,73 LS – 106,53 BT dengan kedalaman 23 kilometer.

Getaran gempa dirasakan di wilayah operasional PT KAI Daop 2 Bandung lintas Cibeber–Gandasoli, terutama saat KA Siliwangi (343) relasi Cipatat–Sukabumi sedang memasuki Stasiun Cibeber-Cianjur.

Prosedur Keselamatan

KA Siliwangi tiba di Stasiun Cibeber sesuai jadwal saat gempa terjadi, namun perjalanan kereta tidak langsung dilanjutkan sebagai bentuk penerapan prosedur keselamatan.

Petugas KAI Daop 2 Bandung langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap prasarana perkeretaapian di lintas terdampak untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan.

Setelah dipastikan tidak ada kerusakan, perjalanan KA Siliwangi dilanjutkan ke Stasiun Sukabumi meskipun mengalami keterlambatan 19 menit dari jadwal sebelumnya.

KAI Daop 2 Bandung menegaskan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh prasarana di lintas Cibeber–Gandasoli dalam kondisi aman dan tidak mengalami kerusakan akibat gempa tersebut.

Penerapan prosedur tanggap darurat serta inspeksi prasarana kereta api merupakan langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan pelanggan, awak kereta, dan kelancaran operasional kereta api.

Source link

k5jvo

Redaksi Indoberita.net