TikTok Bantah Tutup Tokopedia: Fakta Terbaru yang Perlu Anda Ketahui

Rumor Penutupan Tokopedia oleh TikTok Dibantah Secara Resmi

Pada tanggal 7 Februari 2026, rumor yang menyebutkan bahwa platform e-commerce Tokopedia akan ditutup dan digantikan oleh TikTok Shop dibantah secara tegas oleh pihak TikTok Indonesia. Mereka menegaskan komitmen untuk terus berinvestasi di Tokopedia dan Indonesia.

Tokopedia Akan Tetap Beroperasi Sepenuhnya

TikTok Indonesia menegaskan bahwa Tokopedia akan terus beroperasi penuh di Indonesia dan tetap fokus pada peningkatan pengalaman pengguna. Hal ini sebagai respons terhadap rumor yang pertama kali beredar di platform sosial media X.

Akun @ecommurz yang kerap membagikan informasi seputar perdagangan elektronik dan teknologi menyebarluaskan informasi mengenai rencana penutupan Tokopedia. Namun, TikTok Indonesia membantah rumor tersebut dengan tegas.

Peran Badan Perlindungan Konsumen Nasional

Setelah rumor tentang penutupan Tokopedia menyebar, Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) menyatakan akan mengawasi perkembangan kasus ini. Mereka berkomitmen untuk berkoordinasi dengan kementerian dan instansi terkait guna memastikan tidak adanya praktik yang merugikan konsumen selama proses transformasi platform perdagangan digital.

Pada Januari 2024, TikTok resmi mengakuisisi 75,01% saham Tokopedia senilai US$1,5 miliar atau sekitar Rp23,4 triliun. Kemitraan strategis ini memungkinkan penggabungan platform TikTok Shop dengan Tokopedia, yang kemudian melahirkan entitas baru bernama Shop Tokopedia.

Dengan adanya Shop Tokopedia, kontrol penuh atas platform e-commerce ini dipegang oleh TikTok. Sementara itu, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk memegang 24,99% saham dan terus berkolaborasi dalam ekosistem digital hingga saat ini.

Source link