Menteri Agama: Indeks Kerukunan Umat Beragama di Indonesia Naik Menjadi 77,89 Persen pada Tahun 2025
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengumumkan bahwa indeks kerukunan umat beragama di Indonesia telah meningkat menjadi 77,89 persen pada tahun 2025. Angka tersebut menunjukkan kenaikan dari sebelumnya, yaitu 76,47 persen pada tahun 2024. Hal ini disampaikan oleh Menag dalam acara Zikir dan Doa Kebangsaan dengan tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” yang diadakan di Lapangan Silang Monas, Jakarta, pada Sabtu (1/8).
Menag Menyampaikan Kearifan Masyarakat Indonesia
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama juga menyoroti tentang keberagaman dan kerukunan umat beragama di Indonesia. Beliau menyampaikan bahwa kerukunan antarumat beragama merupakan warisan luhur nenek moyang bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan oleh generasi muda. Menag juga menegaskan pentingnya menjaga toleransi dan saling menghormati antarumat beragama demi terciptanya kedamaian dan keberagaman yang harmonis di Indonesia.
Komunikasi dan Kolaborasi Antarumat Beragama
Selain itu, Menag juga menekankan pentingnya komunikasi dan kolaborasi antarumat beragama dalam membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Kerja sama lintasagama dinilai dapat menjadi kunci dalam menciptakan kemajuan dan kedamaian di tengah perbedaan. Masyarakat diharapkan dapat membangun kedekatan serta memperkuat kerjasama lintasagama guna mewujudkan visi Indonesia sebagai negara yang berdaulat, adil, dan makmur.
Copyright © ANTARA 2026. Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
