Sitti Fatimah, Korban KMP Mutiara Sentosa: Kisah Pahit dari Makassar

Sitti Fatimah dari Makassar Tewas dalam Kecelakaan Kapal

Irwan, adik Sitti Fatimah, memastikan bahwa jenazah saudarinya telah teridentifikasi sebagai salah satu dari lima korban jiwa yang tewas dalam kecelakaan Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa II. Identifikasi dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur di Rumah Sakit Bhayangkara HS Samsoeri Mertojoso setelah kapal terbakar di Perairan Utara Sumenep, Jawa Timur pada Minggu, 2 Agustus 2026.

Perjalanan Sitti Fatimah

Sitti Fatimah berangkat dari Makassar menuju Jakarta untuk menjemput anaknya yang pulang dari Taiwan. Setelah itu, dia melanjutkan perjalanan ke Surabaya dari Pelabuhan Tanjung Perak menggunakan Kapal Mutiara Sentosa II. Anaknya, Nurul Izza yang berusia 24 tahun, terpisah darinya saat kebakaran terjadi di tengah laut.

Komunikasi Terakhir

Sebelum kejadian, Sitti Fatimah sempat berkomunikasi dengan keluarganya dan bergegas pulang ke Makassar setelah mengetahui adanya kebakaran di dekat rumahnya. Meskipun berencana membeli tiket pesawat, dia akhirnya memilih kapal laut. Informasi terbaru tentang Nurul Izza masih belum jelas, namun sidik jari anak tersebut diminta oleh Rumah Sakit Bhayangkara dan Rumah Sakit Umum Daerah di Surabaya.

Hingga saat ini, Sitti Fatimah telah diidentifikasi sebagai salah satu korban tewas dari kecelakaan kapal yang menewaskan lima orang. Tim SAR berhasil mengevakuasi 229 korban selamat. Jenazah korban telah dibawa ke Dermaga Madura, Koarmada II, Surabaya untuk proses lebih lanjut. Semoga keluarga korban diberi ketabahan dalam menghadapi musibah ini.

Source link