Kemenperin Membina Lebih dari 2.500 Startup di Indonesia
Jakarta, ID – Inovasi dan teknologi semakin berkembang di Indonesia, terutama dalam sektor industri. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah membina lebih dari 2.500 usaha rintisan berbasis teknologi (startup) melalui Program Startup For Industry (SFI) sejak tahun 2018. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.740 startup atau 67,5% di antaranya berbasis teknologi, dengan 640 di antaranya berfokus pada hardware adjacent seperti IoT, Robotik, AI, dan 3D Printing.
Mendorong Transformasi Industri Manufaktur
Langkah Kemenperin dalam membina dan memperkuat ekosistem startup ini merupakan bagian dari strategi untuk mempercepat transformasi industri manufaktur berbasis teknologi dan inovasi. Dengan tujuan meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing industri nasional, Indonesia diharapkan semakin kompetitif di pasar global.
Mewujudkan Solusi Digital yang Berkualitas
Menurut Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, pembinaan startup di sektor industri bukan sekadar penambahan jumlah, namun juga harus mampu menyelesaikan permasalahan nyata yang dihadapi industri. Startup diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing industri nasional untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pertumbuhan startup di kawasan regional. Saat ini, Indonesia menduduki peringkat keenam dunia dengan lebih dari 3.100 startup aktif, menjadikannya negara dengan jumlah startup terbanyak di Asia Tenggara. Meski demikian, kualitas ekosistem startup di Indonesia masih memiliki ruang untuk ditingkatkan.
Tantangan dan Peluang Bagi Ekosistem Startup
Dalam Global Startup Ecosystem Index 2026, Indonesia masih berada di peringkat ke-45 dunia. Hal ini menunjukkan bahwa sementara potensi besar dimiliki, kualitas startup dan ekosistemnya perlu terus diperkuat. Agar startup di Indonesia mampu bertahan, berkembang, memperoleh pembiayaan, dan menjadi bagian dari rantai pasok industri nasional maupun global.




