Kendaraan yang Terkena Abu Vulkanik: 7 Bagian yang Harus Diperiksa
Abu vulkanik yang tersebar akibat erupsi Gunung Anak Krakatau bukan hanya akan mengotori bodi kendaraan. Partikel abrasif dari abu tersebut juga dapat masuk ke dalam berbagai komponen kendaraan dan mengganggu kinerjanya jika tidak segera diperhatikan.
Abu vulkanik memiliki sifat yang berbeda dengan debu biasa. Partikel tajamnya dapat menggores permukaan kendaraan dan jika masuk ke dalam mesin atau komponen bergerak, bisa menyebabkan keausan yang tidak diinginkan.
Oleh karena itu, pemilik mobil maupun motor yang berada di daerah terpapar abu vulkanik disarankan untuk tidak hanya mencuci bagian luar kendaraan saja, tetapi juga memeriksa beberapa komponen penting berikut ini.
-
Filter Udara Mesin
Filter udara mesin adalah salah satu bagian yang perlu mendapat perhatian khusus. Abu vulkanik dapat menyumbat filter udara sehingga aliran udara menuju mesin menjadi terganggu. Jika kendaraan tetap digunakan saat banyak abu beterbangan, partikel tersebut berpotensi masuk ke dalam mesin dan merusak komponen-komponen vital. Oleh karena itu, periksa dan ganti filter udara secara teratur untuk menjaga kinerja mesin kendaraan. -
Sistem Rem
Abu yang menempel di sekitar sistem pengereman juga perlu diperhatikan. Partikel abrasif dari abu vulkanik bisa masuk ke dalam area rem dan mengganggu kinerjanya. Jika kendaraan terus-menerus digunakan di jalan yang penuh dengan abu, segera periksa sistem rem kendaraan di bengkel untuk memastikan keamanannya. -
Radiator dan Sistem Pendingin
Kisi-kisi radiator yang tertutup abu vulkanik dapat menghambat aliran udara yang diperlukan untuk menjaga suhu mesin tetap stabil. Pastikan bagian depan radiator selalu bersih dari abu agar sistem pendingin dapat berfungsi dengan baik. -
Kondensor AC dan Filter Kabin
Abu vulkanik juga dapat masuk ke dalam sistem pendingin kabin kendaraan. Periksa secara berkala filter kabin dan bersihkan atau ganti jika sudah terlalu kotor. Hal ini penting untuk menjaga kualitas udara di dalam kabin kendaraan. -
Kaca dan Wiper
Hindari menggunakan wiper pada kaca yang masih tertutup oleh abu kering. Partikel abrasif dari abu vulkanik dapat merusak permukaan kaca kendaraan. Pastikan selalu membersihkan kaca dengan air sebelum menggunakan wiper untuk menghindari goresan yang tidak diinginkan. -
Bagian Kelistrikan dan Alternator
Abu yang masuk ke dalam ruang mesin juga bisa menempel pada komponen-komponen kelistrikan kendaraan. Periksa kondisi ruang mesin secara menyeluruh terutama jika terdapat penumpukan abu yang cukup tebal. Pastikan tidak ada kerusakan pada komponen-komponen kelistrikan kendaraan. -
Oli dan Bagian Dalam Mesin
Periksa kondisi oli dan bagian dalam mesin kendaraan setelah terkena abu vulkanik dalam jumlah besar. Abu yang masuk ke dalam mesin bisa merusak komponen-komponen bergerak. Pastikan filter udara dan kondisi oli tetap dalam keadaan baik untuk menghindari kerusakan yang tidak diinginkan.
Jadi, setelah kendaraan terkena abu vulkanik, jangan hanya fokus pada membersihkan bodi kendaraan. Pastikan juga untuk memeriksa filter udara, sistem rem, radiator, sistem AC, kaca dan wiper, komponen kelistrikan, serta bagian dalam mesin agar abu tidak menjadi masalah yang lebih serius.
Sumber: Antara News




