Portal berita berupaya untuk memberikan informasi, dengan menghadirkan berita langsung kepada Anda

Rabu, 7 Oktober 2026
Teknologi

Tulis ulang judul berita teknologi berikut menjadi judul jurnalistik Bahasa Indonesia yang akurat, natural, informatif, dan SEO-friendly. KETENTUAN: – Maksimal sekitar 12-15 kata. – Pertahankan nama perusahaan, produk, model, software, teknologi, spesifikasi, harga, tanggal rilis, dan status peluncuran secara tepat. – Bedakan dengan jelas pengumuman resmi, peluncuran, pengujian, rumor, bocoran, prediksi, dan klaim perusahaan. – Jangan mengubah rumor, bocoran, prediksi, atau pengujian menjadi fakta resmi. – Jangan mengarang spesifikasi, kemampuan, harga, tanggal, angka, nama produk, atau fakta baru. – Jangan menambahkan konteks yang tidak tersedia pada judul atau materi sumber. – Hindari clickbait, sensasionalisme, keyword stuffing, dan kapitalisasi berlebihan. – Gunakan kata kerja faktual seperti “meluncurkan”, “mengumumkan”, “menguji”, “memperkenalkan”, “menghadirkan”, atau “dikabarkan” sesuai status informasi pada sumber. LARANGAN FRASA GENERIK/PROMOSI: – Jangan menambahkan frasa seperti: “inovasi terbaru”, “inovasi terbaik”, “pengalaman terbaik”, “performa terbaik”, “performa tinggi”, “teknologi terbaik”, “teknologi tercanggih”, “produk tercanggih”, “fitur tercanggih”, “wawasan terbaru”, “wawasan menjanjikan”, “penemuan terbaru”, “penemuan menjanjikan”, “analisis lengkap”, “panduan lengkap”, “fakta mengejutkan”, “bikin heboh”, “mencengangkan”, “revolusioner”, “game changer”, “luar biasa”, kecuali istilah tersebut merupakan bagian penting dari nama resmi atau secara eksplisit merupakan klaim yang terdapat pada sumber. – Jangan menggunakan kata superlatif atau evaluatif seperti: “terbaik”, “tercanggih”, “tercepat”, “terkuat”, “terhebat”, “paling canggih”, “paling cepat”, “unggulan”, “sempurna”, kecuali benar-benar dinyatakan dalam sumber dan konteksnya jelas. – Jika sumber hanya menyebut penggunaan suatu teknologi atau produk, judul cukup menjelaskan siapa menggunakan apa dan untuk tujuan apa, tanpa menilai kualitasnya. – Judul harus terdengar seperti judul redaksi media berita Indonesia, bukan iklan, advertorial, atau hasil generator AI. Kembalikan HANYA judul akhir tanpa penjelasan, tanda kutip, label, atau teks tambahan. JUDUL SUMBER: Grab For Business Terintegrasi dengan Concur Expense, Permudah Pengelolaan Biaya Perjalanan Bisnis

14 September 2026•Redaksi Teknologi
Bagikan: WhatsApp Facebook X

Tulis ulang materi berikut menjadi artikel jurnalistik Bahasa Indonesia yang original, natural, tajam, informatif, dan enak dibaca untuk portal indoberita.net.

PRINSIP UTAMA:
– Gunakan HANYA fakta yang tersedia pada materi sumber.
– Jangan menambahkan nama, angka, tanggal, lokasi, jabatan, tuduhan, keputusan, kutipan, data, spesifikasi, atau konteks faktual yang tidak tersedia.
– Jangan membuat kutipan baru.
– Jangan membuat seolah-olah indoberita.net melakukan wawancara langsung.
– Jika terdapat kutipan, pertahankan substansi, atribusi, status pernyataan, dan maknanya secara akurat.
– Jangan mengubah dugaan, rumor, prediksi, rencana, bocoran, pengujian, atau klaim menjadi fakta yang sudah dipastikan.
– Gunakan struktur piramida terbalik untuk materi berita.
– Paragraf pertama langsung menyampaikan perkembangan terpenting.
– Gunakan paragraf pendek 1-3 kalimat.
– Gunakan Bahasa Indonesia jurnalistik yang baku, natural, profesional, dan mudah dipahami.
– Hindari pengulangan informasi.
– Hindari hiperbola, clickbait, opini penulis, filler, dan frasa generik AI.
– Jangan memakai heading “Pendahuluan”, “Kesimpulan”, atau “Penutup”.
– Jangan membuat paragraf hanya untuk menambah jumlah kata.
– Target sekitar 500-800 kata HANYA jika materi sumber memang menyediakan fakta yang cukup.
– Jika materi sumber pendek, tulis artikel secara proporsional berdasarkan fakta yang tersedia dan JANGAN mengarang demi memenuhi target kata.
– Pertahankan nama, jabatan, tanggal, tempat, angka, nilai uang, persentase, hasil, versi, spesifikasi, dan kutipan secara akurat sesuai konteks sumber.
– Jangan memasukkan informasi dari pengetahuan umum model jika informasi tersebut tidak terdapat dalam materi sumber.
– Jangan membuat fakta tambahan hanya untuk membuat artikel terlihat lebih lengkap.

AKURASI KLAIM DAN ATRIBUSI:
– Jangan mengubah klaim perusahaan, produsen, penyelenggara, narasumber, peneliti, atau pihak lain menjadi fakta independen.
– Jika sumber menyatakan sesuatu sebagai klaim perusahaan atau pihak tertentu, hasil rewrite harus tetap menunjukkan siapa yang membuat klaim tersebut.
– Gunakan atribusi seperti “menurut perusahaan”, “perusahaan menyebut”, “produsen mengklaim”, “berdasarkan keterangan perusahaan”, atau bentuk natural lainnya HANYA jika atribusi tersebut memang didukung sumber.
– Jangan menulis kalimat evaluatif seperti:
“terbukti memberikan dampak positif”,
“memberikan hasil terbaik”,
“meningkatkan pengalaman secara signifikan”,
“membuktikan keunggulannya”,
“menjadi solusi terbaik”,
“menawarkan performa luar biasa”,
kecuali pernyataan tersebut tersedia pada sumber dan atribusinya dipertahankan.
– Jangan menganggap manfaat, keunggulan, kualitas, efektivitas, performa, keamanan, atau keberhasilan sebagai fakta jika sumber hanya menyatakannya sebagai klaim.
– Jangan mengubah pernyataan pemasaran menjadi kesimpulan redaksi.
– Jika sumber tidak menyediakan bukti independen, tulis secara netral dan faktual.

PEMBERSIHAN SUMBER:
– Abaikan navigasi situs, menu, breadcrumb, iklan, caption promosi, newsletter, rekomendasi, artikel terkait, berita populer, komentar, tag, dan elemen situs lain yang bukan isi berita.
– Abaikan teks seperti “Baca juga”, “Artikel terkait”, “Berita terkait”, “Rekomendasi”, “Terpopuler”, “Selengkapnya”, “Berita lainnya”, atau tautan navigasi lain.
– Jangan menjadikan judul artikel terkait, rekomendasi, atau berita populer sebagai fakta artikel.
– HAPUS identitas media/penerbit asal yang hanya berfungsi sebagai dateline, byline, atau branding sumber pada awal maupun akhir artikel.
– Contoh: “Liputan6.com, Jakarta — Harga…” menjadi “Jakarta — Harga…”.
– Jika dateline sumber berisi media + lokasi, buang nama medianya tetapi pertahankan lokasi bila memang relevan.
– Nama media sumber tetap boleh disebut hanya jika media tersebut benar-benar menjadi subjek berita, bagian dari fakta, atau atribusi kutipan yang relevan.
– Jangan menyalin teks “Source link”, “Sumber berita”, URL mentah, nama penulis sumber, copyright, atau atribusi otomatis yang terdapat dalam materi sumber.
– Jangan memasukkan disclaimer, pemberitahuan hak cipta, atau promosi milik situs sumber.
– Jangan mempertahankan link internal milik media sumber di dalam body artikel.

FOKUS TEKNOLOGI:
– Fokuskan artikel pada aspek teknologi yang menjadi inti sumber.
– Prioritaskan perusahaan teknologi, produk, perangkat, model, software, sistem operasi, AI, gadget, internet, telekomunikasi, keamanan siber, chip, semikonduktor, platform digital, startup, data center, cloud, robotika, dan inovasi bila relevan.
– Pertahankan nama perusahaan, produk, model, software, dan teknologi secara tepat.
– Pertahankan versi software, kapasitas, ukuran, chipset, RAM, penyimpanan, kamera, baterai, harga, mata uang, tanggal rilis, wilayah pemasaran, dan status ketersediaan jika memang terdapat pada sumber.
– Bedakan dengan jelas pengumuman resmi, peluncuran resmi, pengujian, rumor, bocoran, prediksi analis, dan klaim perusahaan.
– Jangan mengubah rumor atau bocoran menjadi pengumuman resmi.
– Jangan mengubah klaim perusahaan menjadi fakta independen.
– Jangan menyimpulkan kemampuan atau performa produk hanya berdasarkan spesifikasi jika sumber tidak membuat kesimpulan tersebut.
– Jangan menambahkan rekomendasi membeli produk kecuali memang merupakan substansi materi sumber.
– Jangan menambahkan perbandingan dengan produk lain jika perbandingan tersebut tidak terdapat pada sumber.

BAHASA PROMOSI DAN SUPERLATIF:
– Jangan menambahkan kata atau frasa promosi yang tidak didukung sumber.
– Hindari kata:
“terbaik”,
“tercanggih”,
“tercepat”,
“terkuat”,
“terhebat”,
“sempurna”,
“revolusioner”,
“luar biasa”,
“game changer”,
“unggulan”,
“premium”,
jika kata tersebut merupakan penilaian yang dibuat oleh model sendiri.
– Jika kata tersebut merupakan klaim perusahaan, jangan menghilangkan status klaimnya.
– Contoh: jangan menulis “perangkat ini memberikan kualitas audio terbaik”.
– Jika sumber hanya berisi klaim perusahaan, tulis misalnya “perusahaan menyebut perangkat tersebut dirancang untuk meningkatkan kualitas audio”, selama pernyataan tersebut memang terdapat pada sumber.
– Gunakan deskripsi teknis dan fakta konkret sebagai pengganti bahasa promosi.

GAYA PENULISAN:
– Gunakan gaya jurnalistik portal berita Indonesia yang natural.
– Jangan menggunakan bahasa seperti hasil generator AI.
– Hindari frasa generik seperti:
“inovasi terbaru”,
“wawasan terbaru”,
“wawasan menjanjikan”,
“penemuan terbaru”,
“penemuan menjanjikan”,
“analisis lengkap”,
“panduan lengkap”,
“panduan SEO”,
“fakta mengejutkan”,
“mencengangkan”,
“bikin heboh”,
“terobosan revolusioner”,
“game changer”,
kecuali frasa tersebut benar-benar diperlukan dan secara eksplisit didukung materi sumber.
– Hindari kalimat penutup generik seperti “Dengan demikian…”, “Secara keseluruhan…”, “Ke depan…”, atau “Hanya waktu yang akan menjawab…” jika tidak diperlukan.
– Jangan membuat kesimpulan sendiri yang tidak terdapat pada sumber.

STRUKTUR:
– Gunakan

untuk setiap paragraf.
– Untuk artikel yang cukup panjang, gunakan 2-4

yang deskriptif, natural, dan benar-benar membantu pembaca.
– Jangan memaksakan

pada artikel pendek.
– Jangan membuat H2 pertama sama atau hampir sama dengan judul artikel.
– Jangan menghasilkan

.
– Jangan mengulang judul artikel di dalam body.
– Jangan menghasilkan , , , markdown, meta description, disclaimer AI, catatan editor, atau keterangan proses rewrite.
– Jangan memasukkan featured image atau tag ke dalam output.

SUMBER ARTIKEL:
– Setelah seluruh isi artikel selesai, WAJIB tambahkan tepat SATU blok sumber berikut sebagai elemen terakhir artikel:

Sumber: Lihat sumber berita

– Jangan mengubah nilai atau URL pada https://infodigital.id/startup/read/4147/grab-for-business-terintegrasi-dengan-concur-expense-permudah-pengelolaan-biaya-perjalanan-bisnis.
– Jangan membuat URL sumber sendiri.
– Jangan menambahkan sumber lain.
– Jangan menambahkan teks apa pun setelah blok sumber tersebut.
– Jangan menempatkan blok sumber di tengah artikel.
– Jika materi sumber sendiri mengandung tulisan “Source link” atau URL sumber, abaikan karena blok sumber akan dibuat dengan format di atas.

FORMAT OUTPUT:
– HTML sederhana yang siap dimasukkan ke WordPress.
– Kembalikan HANYA isi artikel beserta satu blok sumber pada bagian paling akhir.
– Jangan memberikan komentar, label, tanda kutip, atau penjelasan sebelum maupun setelah artikel.

JUDUL SUMBER:
Grab For Business Terintegrasi dengan Concur Expense, Permudah Pengelolaan Biaya Perjalanan Bisnis

MATERI SUMBER:

Grab For Business Terintegrasi dengan Concur Expense, Permudah Pengelolaan Biaya Perjalanan Bisnis

Platform Grab For Business kini terintegrasi dengan Concur Expense. (Dok Grab)–

Jakarta, ID – Grab, melalui Grab For Business, memperluas solusi digital untuk kebutuhan korporasi dengan menghadirkan integrasi bersama Concur Expense dari SAP Concur.

Integrasi Grab For Business dan SAP Concur kini tersedia melalui SAP Concur App Center bagi pelanggan Grab For Business di seluruh kawasan Asia Tenggara.

Integrasi tersebut ditujukan untuk membantu perusahaan di Asia Tenggara mengelola perjalanan bisnis sekaligus mencatat pengeluaran secara lebih praktis, terintegrasi, dan otomatis.

Melalui koneksi antara Grab For Business dan Concur Expense, transaksi yang dilakukan karyawan menggunakan Work Profile di aplikasi Grab dapat terhubung secara otomatis ke sistem pengelolaan biaya perusahaan.

Transaksi yang memenuhi syarat, termasuk perjalanan, pemesanan makanan, serta layanan pengantaran untuk kebutuhan bisnis, akan tercatat di Concur Expense. Dengan begitu, karyawan tidak perlu lagi memasukkan detail pengeluaran satu per satu secara manual.

BACA JUGA:Grab Operasikan 28 Ribu Kendaraan Listrik

Regional Head of Grab For Business Valerie Khoo mengatakan, integrasi dengan SAP Concur menghadirkan proses pengelolaan pengeluaran yang lebih terhubung bagi karyawan maupun tim keuangan.

“Bersama SAP Concur, kami dapat menghubungkan mobilitas bisnis dengan pengelolaan pengeluaran dalam satu proses yang lebih terintegrasi,” ujar Valerie Khoo, dikutip InfoDigital, Senin (14/9/2026).

Menurutnya, perusahaan juga dapat memanfaatkan otomatisasi untuk menyederhanakan pelaporan biaya serta meningkatkan pemantauan terhadap pengeluaran perjalanan bisnis.

Perjalanan Bisnis Asia-Pasifik Terus Bertumbuh

Integrasi tersebut hadir ketika aktivitas perjalanan bisnis di kawasan Asia-Pasifik terus menunjukkan pertumbuhan, meskipun kondisi ekonomi global masih menghadapi berbagai ketidakpastian.

Berdasarkan data Global Business Travel Association (GBTA), Asia-Pasifik diperkirakan tetap menjadi pasar perjalanan bisnis terbesar di dunia. Pengeluaran perjalanan bisnis di kawasan tersebut diproyeksikan mencapai US$700,9 miliar pada 2026.

Indonesia juga menjadi salah satu pasar yang menunjukkan pertumbuhan kuat. Nilai perjalanan bisnis di Indonesia diproyeksikan tumbuh 12,6 persen.

Peningkatan aktivitas perjalanan bisnis membuat kebutuhan perusahaan bukan hanya sebatas menyediakan sarana mobilitas bagi karyawan. 

Redaksi Teknologi

Redaksi Teknologi menyajikan dan menyunting konten sesuai kanal Teknologi pada indoberita.net.