Antrean warga untuk membeli gas LPG 3 kilogram sempat memunculkan kekhawatiran soal pasokan di Kota Depok. Namun, Pemerintah Kota Depok menegaskan kondisi di lapangan bukanlah kelangkaan, melainkan penyesuaian pola distribusi yang kini diwajibkan melalui pangkalan resmi.
Antrean Muncul karena Skema Pembelian Berubah
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Depok, Sony Hendro, mengatakan pemerintah pusat telah menerapkan aturan baru dalam pembelian gas LPG 3 Kg. Dalam ketentuan itu, warga harus membeli langsung di pangkalan dan menyertakan KTP sebagai salah satu syarat administrasi.
Sebelumnya, masyarakat masih bisa mendapatkan gas subsidi ini melalui warung pengecer. Namun kini alurnya berubah agar distribusi LPG 3 kg lebih tertib dan subsidi dapat lebih tepat sasaran. Perubahan inilah yang kemudian membuat antrean warga terlihat di sejumlah pangkalan.
Bukan Langka, tetapi Butuh Penyesuaian
Menurut Sony, kebijakan tersebut masih tergolong baru sehingga wajar jika masih menimbulkan penyesuaian di masyarakat. Proses pembelian yang kini harus melalui input data KTP juga bisa memakan waktu lebih lama, terutama bila jumlah pangkalan tidak merata di setiap RW dalam satu kelurahan.
Situasi itu membuat warga harus meluangkan waktu lebih banyak untuk mendapatkan gas subsidi. Meski demikian, pemerintah kota menegaskan stok LPG 3 Kg di Depok tetap tersedia dan tidak ada tanda-tanda kelangkaan seperti yang dikhawatirkan sebagian warga.
Distribusi Dipastikan Tetap Terkendali
Pemkot Depok terus memantau kondisi antrean agar kebijakan distribusi berjalan sesuai tujuan. Dengan sistem pembelian melalui pangkalan, pemerintah berharap penyaluran LPG subsidi bisa lebih terdata dan tidak lagi mudah berpindah ke jalur penjualan yang tidak sesuai aturan.
Di sisi lain, kondisi antrean yang terjadi di sejumlah titik lebih banyak dipicu oleh mekanisme baru, bukan karena pasokan menipis. Karena itu, masyarakat diminta memahami bahwa yang berubah adalah cara membeli, bukan ketersediaan gasnya.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
