Sejumlah peziarah, seperti Tania (28), mengungkapkan kebiasaan rutin mereka untuk berziarah ke makam orang tua sebelum memasuki bulan Ramadhan. Tania menceritakan bahwa sebelumnya ia bersama keluarga mengunjungi kuburan kakek setiap tahun, dan ibunya juga meminta agar setiap tahun sebelum puasa didoakan, mereka mampir ke makamnya. Meskipun Tania sudah menikah dan tinggal di Bekasi, namun ia tetap merasa penting untuk menjaga tradisi keluarga ini sebagai bentuk penghormatan kepada ibunya. Bagi Tania, berziarah bukan hanya sekadar mendoakan orang yang telah meninggal, tapi juga menjadi kesempatan untuk melepas kerinduan. Tradisi ini menjadi cara bagi Tania untuk merasa lebih dekat dengan ibunya, terutama setelah ia menikah dan pindah ke Bekasi. Tindakan ziarah ini bukan hanya sebagai bentuk doa, namun juga menjadi momen emosional bagi Tania untuk merindukan ibunya yang sudah tiada.