Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan menerima kunjungan kehormatan dari Federation of Korean Industries (FKI) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin pukul 11.00 WIB. Pertemuan ini menjadi salah satu sinyal bahwa hubungan ekonomi Indonesia dan Korea Selatan masih terus didorong ke level yang lebih konkret, terutama di tengah kebutuhan memperluas investasi pada sektor-sektor strategis.
Fokus pada Penguatan Investasi
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut diharapkan membuka ruang yang lebih luas bagi kolaborasi investasi kedua negara. Bagi pemerintah, agenda ini bukan sekadar seremoni diplomatik, melainkan kesempatan untuk menjaga arus kerja sama bisnis tetap bergerak di tengah persaingan kawasan yang semakin ketat.
FKI sendiri dikenal sebagai salah satu organisasi industri berpengaruh di Korea Selatan. Karena itu, kehadiran delegasinya di Istana Merdeka dipandang penting untuk membangun komunikasi langsung antara pemerintah Indonesia dan pelaku industri besar dari Negeri Ginseng.
Kelanjutan Pembahasan yang Sudah Dimulai
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto telah bertemu CEO sekaligus Vice Chairman FKI, Kim Chang-beom, untuk membahas penguatan kerja sama rantai pasok global. Pertemuan itu menjadi dasar bagi langkah berikutnya, termasuk rencana kunjungan misi bisnis FKI pada April 2025.
Menurut Kim, misi bisnis tersebut akan melibatkan sejumlah perusahaan besar Korea Selatan, baik yang sudah memiliki investasi di Indonesia maupun yang tengah menyiapkan ekspansi. Pemerintah Indonesia disebut memberi dukungan penuh terhadap rencana itu, sejalan dengan upaya menarik lebih banyak investasi berkualitas.
Ruang Baru bagi Kerja Sama Ekonomi
Airlangga menilai agenda tersebut bisa menjadi pintu untuk mempercepat alih teknologi sekaligus memperluas akses pasar bagi Indonesia. Ia juga menegaskan bahwa Indonesia tetap terbuka bagi perusahaan Korea Selatan yang ingin menanamkan modal dan mengembangkan usaha di Tanah Air. Dalam konteks itu, pertemuan Prabowo dengan delegasi FKI diperkirakan menjadi forum penting untuk menjaga kesinambungan komunikasi ekonomi di level tertinggi.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
