Hasil Piala Sudirman 2025: Rehan/Gloria Kalah, Indonesia vs India Skor 0-1

Hasil Piala Sudirman 2025: Rehan/Gloria Kalah, Indonesia Tertinggal 0-1 dari India

Pembuka laga Indonesia kontra India di Piala Sudirman 2025 langsung menghadirkan tekanan besar bagi tim Merah Putih. Rehan/Gloria belum mampu memberi angka pembuka setelah tumbang dari pasangan Dhruv/Tanisha, membuat Indonesia tertinggal 0-1 dalam duel yang menuntut ketenangan sejak awal. Kekalahan ini bukan sekadar soal skor, tetapi juga soal momentum yang sempat lepas di saat pasangan Indonesia sebenarnya punya peluang untuk mengunci pertandingan.

Gloria: Awal Laga Sudah Sesuai Rencana

Usai pertandingan, Gloria menjelaskan bahwa mereka sejatinya memulai laga dengan cukup baik. Pada game pertama, ia menilai Rehan/Gloria berhasil menekan lawan dari awal sampai akhir karena pasangan India belum tampil pada level terbaiknya. Pola permainan yang mereka bangun berjalan sesuai rencana, dan itu sempat memberi harapan besar untuk membuka keunggulan bagi Indonesia.

Namun, situasinya berubah di game kedua. Gloria mengakui mereka mulai terbawa ritme permainan lawan yang tampil lebih sabar dan bermain satu per satu. Dari titik itu, tekanan berbalik arah dan poin demi poin justru lebih banyak jatuh ke kubu India.

Momentum Hilang Saat Sudah Dekat dengan Kemenangan

Memasuki game ketiga, Rehan/Gloria mencoba kembali ke pola agresif seperti pada game pertama. Akan tetapi, pasangan India sudah jauh lebih siap. Pertahanan mereka terlihat lebih rapat, sementara respons terhadap bola-bola serangan Indonesia juga semakin cepat. Gloria bahkan beberapa kali dibuat terkejut karena bola yang semestinya sulit dikembalikan ternyata masih bisa dijangkau lawan.

Kondisi paling krusial terjadi ketika Rehan/Gloria sempat unggul 19-16. Alih-alih menutup pertandingan, mereka justru tertahan di angka itu dan gagal memaksimalkan peluang. Menurut Gloria, pasangan India sudah bisa membaca arah permainan yang akan mereka pakai, lalu mempercepat tempo tanpa memberi ruang untuk melakukan lob. Situasi tersebut membuat Indonesia kesulitan keluar dari tekanan pada poin-poin penentuan.

Pelajaran untuk Laga Berikutnya

Gloria menegaskan bahwa timnya perlu lebih tenang agar pola permainan yang sudah dibangun bisa dijalankan secara konsisten. Selain itu, ia menilai aspek mental juga harus diperkuat supaya mereka tidak mudah goyah ketika pertandingan memasuki fase kritis. Kekalahan ini menjadi pengingat bahwa di level turnamen beregu seperti Piala Sudirman, keunggulan kecil bisa berubah menjadi beban besar jika tidak diselesaikan dengan kepala dingin.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.