5 Warung Pecel Lele Favorit Mahasiswa Dekat Kampus Unair dengan Harga Terjangkau

Surabaya bukan hanya kota kampus, tetapi juga medan berburu makan enak dengan harga bersahabat. Di sekitar Universitas Airlangga (UNAIR), pecel lele jadi salah satu menu yang nyaris tak pernah sepi peminat. Kombinasi lele goreng, sambal, nasi, dan lalapan membuat hidangan ini mudah diterima lidah mahasiswa yang butuh makan cepat, mengenyangkan, dan tetap hemat.

Deretan warung yang jadi langganan mahasiswa

Di kawasan Gubeng Kertajaya, Warung Imood kerap disebut sebagai pilihan menarik karena porsinya besar. Dengan harga mulai Rp12.000, pembeli sudah mendapat nasi tambahan gratis, sambal yang bisa diambil tanpa batas, serta kerupuk sebagai pelengkap. Nilai lebih inilah yang membuat warung ini ramai diburu saat jam makan.

Masih di sekitar kampus, Ayam Kremes Suroboyo yang berada di Karang Menjangan menawarkan menu mulai Rp13.000. Lele gorengnya dikenal renyah, sementara sambalnya punya tingkat pedas yang pas untuk banyak lidah mahasiswa. Bagi yang mencari rasa aman tanpa perlu keluar biaya besar, tempat ini jadi salah satu opsi yang sering masuk daftar.

Murah, praktis, dan cocok untuk kantong anak kampus

Warung Penyetan Depan Warung ESCO di Gubeng Kertajaya juga tak kalah diminati. Dengan menu mulai Rp6.000, tempat ini menawarkan pilihan yang sangat ramah bagi mahasiswa. Harga yang rendah tidak membuat tempat ini kehilangan daya tarik, karena rasa tetap menjadi alasan utama orang kembali datang.

Sementara itu, Warung Mama Titik di Jojoran mengusung konsep prasmanan. Menu dibanderol mulai Rp10.000, dan lele goreng menjadi salah satu andalan yang sering dicari. Sistem prasmanan memberi keleluasaan bagi pembeli untuk memilih lauk sesuai selera dan kebutuhan.

Spesial sambal pedas untuk makan malam

Untuk mahasiswa yang mencari sensasi pedas lebih kuat, Sego Sambel Ho-Ha dekat Kampus A dan B UNAIR menjadi tujuan yang sering disebut. Pecel lele panas dengan sambal ekstra pedas membuat tempat ini pas untuk makan malam yang sederhana tetapi memuaskan. Lokasinya yang dekat kampus juga menambah alasan mengapa warung ini kerap ramai.

Kelima tempat tersebut menunjukkan bahwa kuliner pinggir jalan di Surabaya punya daya tarik kuat, terutama bagi mahasiswa yang ingin makan enak tanpa menguras dompet. Di sekitar UNAIR, pecel lele bukan sekadar menu pengganjal lapar, melainkan bagian dari rutinitas kuliner yang sudah akrab dengan kehidupan anak kampus.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.