Lapas Banyuwangi: Kafe Pembinaan Tahanan & Program Resosialisasi

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi kini telah membuka kafe di dalam area Lapas. Kafe ini diberi nama Osing Cafe dan diresmikan oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kadiyono. Osing Cafe tidak hanya menjadi ruang santai, tetapi juga sebagai tempat pelatihan barista bagi para warga binaan. Pelatihan ini bertujuan agar mereka dapat mengembangkan keterampilan yang populer di kalangan generasi muda, sejalan dengan maraknya kafe dan tempat ngopi yang beragam.

Kadiyono menyambut baik inovasi pembinaan yang dilakukan oleh Lapas Banyuwangi. Pelatihan barista tidak hanya menambah keterampilan, tetapi juga relevan dengan tuntutan dunia kerja saat ini. Dia berharap bahwa pelatihan ini dapat meningkatkan peluang warga binaan untuk memulai bisnis sendiri atau bekerja di industri kopi setelah masa hukumannya berakhir.

Kalapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa menjelaskan bahwa pilihan pelatihan barista didasari oleh minat yang tinggi, terutama dari kalangan generasi muda. Selain pelatihan barista, di Osing Cafe juga akan dipasarkan berbagai produk olahan kopi sebagai bagian dari referensi pembinaan kewirausahaan.

Dengan adanya kafe ini, Lapas Banyuwangi semakin menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan yang bermanfaat bagi warga binaan, mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang memadai.

Source link