Pada tahun 2024, Endeavor Indonesia hanya memilih 8 pendiri startup untuk mendapatkan pendampingan dan pendanaan melalui proses seleksi global yang ketat. Para pendiri startup terpilih ini kini bergabung dalam jaringan Endeavor yang luas, mencakup lebih dari 2.900 wirausaha di lebih dari 45 negara. Endeavor Indonesia, yang memiliki komunitas global wirausaha berdampak tinggi, telah berkontribusi selama 13 tahun terakhir.
Dalam peluncuran Impact Report 2024, Endeavor Indonesia menyoroti perubahan dalam pemandangan kewirausahaan global yang menuntut wirausaha dan investor untuk membangun bisnis yang berkelanjutan. Meskipun demikian, nilai ekonomi digital Indonesia tetap diproyeksikan mencapai US$ 146 miliar tahun 2025 karena pertumbuhan sektor e-commerce, fintech, healthcare, dan agritech.
Endeavor Indonesia juga memberikan akses komunitas, pendamping, dan koneksi global kepada para pendiri startup yang didampingi selama lebih dari satu dekade. Pendiri startup didorong untuk membuka akses ke pasar dan investor global serta menjadi panutan bagi generasi wirausaha berikutnya. Dalam upaya untuk memacu pertumbuhan startup, Endeavor juga menyoroti pergeseran fokus dari ‘pertumbuhan dengan segala cara’ menjadi skala bisnis yang berkelanjutan.
Beberapa wirausaha yang dipilih oleh Endeavor Indonesia, seperti William Tjajadi, Co-Founder Bobobox Indra Gunawan dan Antonius Bong, serta Founder Kopi Kenangan Edward Tirtanata dan James Prananto, telah berkembang pesat baik secara lokal maupun global. Dengan adanya Endeavor Indonesia, para pendiri startup diharapkan dapat bermimpi lebih besar dan tumbuh lebih cepat dalam membangun masa depan bersama.

