Menteri Pertanian Tak Gentar Ungkap Kecurangan Beras

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menunjukkan ketegasannya dalam menghadapi intimidasi terkait praktik kecurangan beras yang merugikan masyarakat dan mengancam ketahanan pangan nasional. Meskipun diingatkan untuk berhati-hati karena menghadapi pihak-pihak besar yang diduga terlibat, Amran tetap memilih untuk melanjutkan langkah tegas sesuai dengan perintah Presiden Prabowo Subianto untuk memberantas korupsi dan mafia pangan.

Dalam suatu kesempatan, Amran juga menyampaikan bahwa dia tidak gentar dalam mengungkap kasus kecurangan beras dan bersedia menghadapi segala risiko demi keadilan, petani, dan ketahanan pangan nasional. Dia menegaskan bahwa tekadnya untuk membela petani, penyuluh, dan masyarakat kecil merupakan dedikasi sepenuhnya untuk kepentingan bangsa Indonesia.

Amran juga mengungkapkan pengalaman pahit saat masa kecil yang terpaksa makan beras dicampur pisang akibat harga beras yang mahal. Hal ini menjadi salah satu dorongan bagi Amran untuk memastikan kondisi serupa tidak dialami oleh rakyat Indonesia saat ini. Dengan dibawahinya investigasi kasus kecurangan beras komersial oleh Kementerian Pertanian bersama instansi terkait, Amran berkomitmen untuk memberantas praktik curang tersebut dan memastikan keadilan bagi para petani.

Visi besar yang diungkapkan oleh Mentan Amran Sulaiman adalah menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia dan melakukan hilirisasi sektor hortikultura dan perkebunan untuk masa depan pertanian yang lebih mandiri. Dengan temuan pelanggaran pada beras komersial, Amran dan kementeriannya bersama lembaga terkait bekerja keras untuk membenahi regulasi, memberantas mafia dan koruptor, serta memberikan kemudahan bagi petani. Semua langkah ini diarahkan untuk mencapai ketahanan pangan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Source link