Optimalkan Lahan Kosong Menjadi Bisnis Kos yang Menguntungkan

Rukita, perintis manajemen aset dan penyedia hunian coliving modern di Indonesia, menawarkan solusi bagi pemilik tanah atau bangunan kosong untuk dijadikan bisnis kos berbasis coliving. Konsep coliving menawarkan hunian di mana beberapa orang tinggal bersama dalam satu tempat dengan berbagi fasilitas umum sambil tetap memiliki kamar pribadi. Selain sebagai tempat tinggal, coliving juga menawarkan gaya hidup dan komunitas yang menarik bagi generasi muda urban.

Dalam konteks perubahan regulasi saat ini, coliving bisa menjadi alternatif produktif untuk mengelola aset tanah atau properti yang tidak dimanfaatkan. Rukita, dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri real estate, dapat menjadi mitra dalam mengubah properti menjadi coliving yang sesuai dengan kondisi aset dan tren pasar terkini.

Menurut Rukita, bisnis kos dan coliving tetap relevan dan menjanjikan di tahun 2025 karena tren hunian menuju sewa jangka panjang yang fleksibel. Tingginya tingkat okupansi di Rukita, rata-rata sekitar 90%, menunjukkan tingginya minat pada coliving. Data internal Rukita juga menunjukkan sebagian besar penghuni coliving berasal dari Gen Z, Milenial, dan pasangan muda yang menyewa untuk jangka waktu yang relatif lama.

Alasan utama coliving terus berkembang di antaranya adalah permintaan tinggi di lokasi strategis dan potensi pendapatan pasif yang stabil. Selain itu, investasi coliving juga memiliki risiko yang rendah dan nilai aset yang cenderung naik dari waktu ke waktu. Dengan berbagai keuntungan tersebut, coliving menjadi pilihan menarik bagi banyak orang yang sulit mengakses KPR dan lebih memilih untuk menyewa hunian.

Source link