Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, telah bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Balai Kota. Pertemuan tersebut membahas potensi DKI Jakarta untuk menjadi model nasional dalam tata kelola pemotongan hewan kurban.
Dengan jumlah umat muslim yang dominan dan infrastruktur yang siap, Jakarta dianggap memiliki potensi untuk menjadi contoh nasional dengan standar internasional dalam tata kelola pemotongan hewan kurban. Cak Imin menekankan perlunya perubahan manajemen pengolahan hewan kurban secara menyeluruh di tingkat nasional.
Dia menyatakan bahwa saat ini tata kelola pemotongan hewan kurban di Indonesia masih jauh dari standar ideal. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan menyeluruh untuk memastikan bahwa pengelolaan hewan kurban tidak hanya mencakup aspek ritual, tetapi juga memperhatikan standar kesehatan, higienitas, dan kualitas daging.
Cak Imin menegaskan bahwa pengelolaan hewan kurban secara nasional masih memiliki banyak kekurangan, mulai dari standar kualitas penanganan dan pengelolaan yang belum sesuai standar kesehatan, hingga kualitas daging yang kurang memadai. Upaya perbaikan harus dilakukan untuk meningkatkan standar tata kelola hewan kurban di Indonesia.
