MRT Memilih Kerja Sama dengan Industri Lokal Lebih dari Impor

MRT Jakarta mempertimbangkan kerjasama dengan industri lokal dalam pembangunan proyeknya. Direktur Konstruksi dan Pengadaan MRT Jakarta, Riska Rahmanita, menekankan pentingnya keterlibatan pengusaha lokal untuk membangun proyek bersama. Selain harganya yang lebih kompetitif dibandingkan dengan impor, industri lokal juga mampu bersaing dengan luar negeri.

Riska mengungkapkan bahwa saat ini ada kekurangan produksi lokal untuk beberapa komponen, seperti baja traffic deck yang digunakan di stasiun Harmoni. Hal ini membuat MRT Jakarta harus mengimpor barang-barang tersebut, yang tentunya akan lebih mahal. Oleh karena itu, dia berharap adanya perusahaan industri dalam negeri yang dapat memenuhi standar kualitas yang dibutuhkan untuk proyek MRT.

MRT Jakarta terus membuka kemungkinan untuk menjalin kerjasama dengan perusahaan lokal. Saat ini, mereka sedang melakukan survei pasar untuk mengidentifikasi perusahaan-perusahaan potensial yang dapat menjadi vendor atau supplier untuk proyek MRT. Riska menegaskan bahwa pihaknya akan terus eksplorasi kemungkinan kerjasama dengan perusahaan industri lokal untuk memenuhi kebutuhan konstruksi MRT Jakarta.

Source link