Billie Eilish kembali menarik perhatian, bukan karena panggung atau lagu barunya, melainkan karena keputusan yang jarang diambil musisi sebesar dirinya: menyumbangkan sebagian besar pendapatan tur dunia Hit Me Hard and Soft untuk isu krisis iklim. Nilainya tidak kecil, mencapai US$11,5 juta atau sekitar Rp187 miliar, dan akan disalurkan ke berbagai organisasi lingkungan yang bergerak di bidang keadilan iklim, pengurangan polusi karbon, ketahanan pangan, hingga penanganan krisis iklim global.
Tur besar, donasi yang tak kalah besar
Tur yang berlangsung hampir 14 bulan itu dilaporkan menghasilkan pendapatan kotor sekitar US$46,5 juta atau setara Rp758 miliar menurut Touring Data. Dari angka tersebut, Eilish memilih mengalirkan dana dalam jumlah besar untuk mendukung program-program yang berkaitan langsung dengan dampak perubahan iklim. Langkah ini mempertegas citranya sebagai artis muda yang tak hanya vokal di atas panggung, tetapi juga konsisten membawa isu sosial ke ranah publik.
Sindiran untuk para miliarder
Pengumuman soal donasi tersebut disampaikan Stephen Colbert saat menyerahkan penghargaan Music Innovator of the Year kepada Eilish dalam ajang Wall Street Journal Magazine 2025 Innovator Awards. Di momen yang sama, Eilish melontarkan sindiran kepada para tamu tajir yang hadir. Dengan nada bercanda, ia menyinggung soal pentingnya berbagi kekayaan dan mendorong mereka yang punya banyak harta untuk ikut berkontribusi lebih besar.
Mark Zuckerberg dan deretan tamu elite
Acara itu juga dihadiri Mark Zuckerberg, pendiri Meta, yang dikenal memiliki kekayaan pribadi sangat besar. Istrinya, Priscilla Chan, turut mendapat penghargaan atas upaya filantropis mereka di bidang sains dan pendidikan. Sejumlah nama besar lain seperti Karlie Kloss, Tory Burch, dan Hailey Bieber juga terlihat hadir, menambah sorotan pada pertemuan para tokoh bisnis, mode, dan hiburan tersebut. Di tengah gemerlap acara itu, pesan Eilish terasa menonjol: kekayaan, menurutnya, seharusnya tidak berhenti sebagai angka di rekening.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
