Penipuan dalam lowongan kerja di Indonesia menjadi yang tertinggi di Asia Pasifik, menurut data internal Jobstreet by SEEK. Salah satu modus penipuan yang umum adalah pesan WhatsApp yang mengatasnamakan Jobstreet, padahal Jobstreet tidak pernah mengirimkan lowongan kerja melalui pesan pribadi. Direktur Operasional Jobstreet by SEEK, Willem Najoan, mencatat bahwa sebanyak 3.600 rekrut perusahaan ditolak dalam satu tahun terakhir karena tidak memenuhi syarat legalitas atau terindikasi aktivitas mencurigakan. Sistem Jobstreet dapat mendeteksi kecurigaan seperti duplikasi data, data tidak valid, atau penyalahgunaan identitas, sehingga permohonan onboarding dapat langsung ditahan. Menurut data SEEK by Jobstreet, kategori pekerjaan yang paling sering dipalsukan antara lain Administrasi & Kantor, Manufaktur, Transportasi & Logistik, Ritel & Produk Konsumen, Pekerjaan Spesifik, dan Keberagaman. Pekerjaan seperti admin e-commerce, admin toko online, data entry, dan staf gudang menjadi target utama penipuan karena tidak memerlukan syarat rumit, banyak dicari, dan diminati oleh generasi muda yang mencari pemasukan cepat.

