Prakiraan Cuaca BMKG: Potensi Hujan di Aceh

Prakiraan Cuaca BMKG: Aceh Masih Berpotensi Hujan Ringan hingga Sedang

Aceh belum benar-benar lepas dari cuaca basah. Pada Kamis (4/12), BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh memperkirakan sejumlah wilayah di provinsi ini masih berpeluang diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Kondisi tersebut membuat warga di berbagai daerah diminta tetap bersiaga, terutama karena hujan diperkirakan tidak hanya muncul di satu atau dua titik, melainkan menyebar di banyak kabupaten dan kota.

Wilayah yang Masuk Pantauan Hujan

Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Aceh, Anang Heriyanto, menyebut peluang hujan masih terbuka di beberapa wilayah, antara lain Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Aceh Besar, Lhokseumawe, Aceh Utara, Bireuen, Aceh Jaya, Subulussalam, Nagan Raya, Aceh Selatan, Aceh Barat Daya, Gayo Lues, dan Aceh Tenggara. Dengan sebaran wilayah yang cukup luas, potensi gangguan aktivitas harian pun perlu diantisipasi sejak awal.

Faktor Cuaca yang Memicu Hujan

BMKG menjelaskan, kondisi ini dipengaruhi sejumlah faktor atmosfer, mulai dari indeks dipole mode negatif, belokan angin, hingga suhu muka laut yang hangat. Kombinasi ketiganya membuat pembentukan awan hujan di wilayah Aceh masih cukup mudah terjadi. Karena itu, meski hujan yang diprediksi bukan dalam kategori ekstrem, masyarakat tetap perlu memperhatikan perubahan cuaca yang bisa berlangsung cepat.

Ancaman Banjir Rob hingga Pertengahan Desember

Selain hujan, Aceh juga berpotensi mengalami banjir rob pada 5 hingga 10 Desember 2025 di beberapa kecamatan dan wilayah pesisir. BMKG sebelumnya juga telah melakukan operasi modifikasi cuaca di sejumlah titik di Aceh sebagai bagian dari upaya mengurangi dampak cuaca buruk. Dalam situasi seperti ini, kewaspadaan menjadi kunci, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan genangan, aliran sungai, dan pesisir.

BMKG terus memantau perkembangan atmosfer di Aceh dan memperbarui informasi cuaca kepada masyarakat. Warga diimbau tidak mengabaikan peringatan dini, karena perubahan cuaca di wilayah ini masih berpotensi memengaruhi keselamatan, mobilitas, dan aktivitas ekonomi harian.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.