Merokok setelah berbuka puasa masih sering dilakukan oleh sebagian orang meskipun menyimpan kebiasaan ini dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Dalam unggahan di akun Instagram resmi Dinas Kesehatan Jawa Barat, @dinkesjabar, masyarakat diperingatkan untuk tidak langsung merokok setelah berbuka puasa. Alasan utamanya adalah karena saat berpuasa tubuh dalam keadaan perut kosong sehingga menjadi lebih rentan terhadap zat berbahaya dari rokok. Zat beracun dari rokok akan menjadi hal pertama yang masuk ke dalam tubuh tanpa disertai nutrisi atau makanan, hal ini dapat langsung mempengaruhi otak dan memicu berbagai masalah kesehatan seperti rasa mual dan sakit kepala. Selain itu, karbon monoksida dalam asap rokok juga memiliki kemampuan mengikat hemoglobin dalam darah lebih kuat dibandingkan oksigen, yang dapat menyebabkan kekurangan oksigen dalam tubuh. Inilah mengapa Dinas Kesehatan Jawa Barat menyarankan agar masyarakat menahan diri dari merokok setelah berbuka puasa untuk menjaga kesehatan dan menikmati ibadah dengan penuh kesadaran.
