Ledakan di fasilitas PBB di Lebanon luka tiga prajurit TNI

Tiga personel Indonesia yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) mengalami luka akibat ledakan di fasilitas PBB di dekat El Adeisse, Lebanon selatan pada Jumat sore. Menurut Juru Bicara UNIFIL, Kandice Ardiel, dua dari tiga personel tersebut mengalami luka serius dan saat ini telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Belum diketahui asal-usul ledakan tersebut dan pekan ini dianggap sebagai masa sulit bagi pasukan penjaga perdamaian di wilayah operasi UNIFIL. UNIFIL juga mengharapkan kesembuhan bagi seluruh korban. Mereka mengingatkan semua pihak untuk memastikan keselamatan personel penjaga perdamaian dan menghindari aktivitas tempur di sekitar area operasi.

Insiden terbaru ini menambah duka bagi Indonesia setelah sebelumnya kehilangan tiga personel di Lebanon. Perwira Praka Farizal Rhomadhon tewas akibat tembakan artileri di sekitar posisi kontingen Indonesia, sedangkan Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur dalam serangan terhadap konvoi yang mereka kawal.

Masih belum dipastikan siapa yang bertanggung jawab atas tewasnya ketiga anggota pasukan penjaga perdamaian tersebut. PBB sedang melakukan penyelidikan yang diharapkan segera menghasilkan informasi lebih lanjut. Semoga ketiga personel yang terluka dapat pulih dengan cepat dan keamanan dapat terjamin di wilayah operasi UNIFIL.

Source link