Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi pada Jumat (10/4) pagi. Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono melaporkan bahwa gunung tersebut melontarkan abu vulkanik setinggi 1.200 meter di atas puncaknya. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut. Meskipun aktivitas Gunung Dukono cenderung menurun, frekuensi letusannya masih tinggi. Status gunung api setinggi 1.087 meter dari permukaan laut masih berada pada Level II atau Waspada.
Masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung disarankan untuk tidak beraktivitas, mendaki, atau mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer. Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk menyediakan masker guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan. Gunung Dukono telah meletus 76 kali dalam sehari, sehingga penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan mematuhi himbauan dari petugas PGA Dukono untuk keamanan bersama.
