Presiden Donald Trump mengancam akan mengambil “debu nuklir” Iran dengan paksa jika tidak tercapai kesepakatan, serta menegaskan bahwa tidak akan ada pungutan di Selat Hormuz. Trump menyampaikan pernyataan ini kepada wartawan dalam perjalanan kembali ke Pangkalan Gabungan Andrews di Maryland. Dia juga menyatakan bahwa jika tidak ada kesepakatan, kemungkinan akan diambil tindakan lain yang lebih tidak bersahabat terhadap Iran.
Ketika ditanya apakah akan memperpanjang gencatan senjata atau melanjutkan serangan jika tidak ada kesepakatan pada Rabu, Trump membuka kemungkinan untuk melanjutkan serangan. Menanggapi pernyataan Iran tentang perbedaan pendapat, Trump mengatakan bahwa Iran harus menyampaikan sesuatu yang berbeda karena memiliki kepentingan yang harus dilayani. Trump juga menegaskan bahwa tidak akan ada pungutan di Selat Hormuz.
Pernyataan Trump ini menunjukkan ketegasannya terhadap Iran dan menegaskan kembali posisi Amerika Serikat terkait konflik di wilayah tersebut. Sikap keras Trump juga dapat mempengaruhi dinamika politik dan keamanan di Timur Tengah. Kesepakatan atau ketegangan antara AS dan Iran akan terus menjadi sorotan dunia internasional dalam waktu yang akan datang.
