Bursa Asia mengalami pelemahan pada hari Jumat seiring kenaikan harga minyak yang mempengaruhi sentimen pasar. IHSG BEI turun sebagai akibat dari kekhawatiran terhadap pasokan energi global. Pelaku pasar juga cemas terkait gangguan perdamaian antara AS dan Iran serta ketidakpastian pasokan energi yang masih berlangsung. Di tengah kondisi ini, pasar akan mengantisipasi pertemuan FOMC Meeting oleh The Fed minggu depan untuk keputusan suku bunga acuan. Selain itu, data dari AS dan kawasan Asia, serta pertemuan Bank of Japan, ECB, dan BoE juga menjadi sorotan pasar. Pada sisi lain, terjadi penurunan outlook kredit empat bank besar Indonesia oleh Fitch Ratings, sementara pemerintah mengamankan stok minyak dari Rusia. Perdagangan saham di IHSG menunjukkan tren negatif dengan sektor-sektor tertentu mengalami pelemahan. Meskipun terdapat saham yang menguat, namun mayoritas saham cenderung melemah. Frekuensi perdagangan saham juga menurun, namun indeks bursa saham regional Asia mengalami sedikit kenaikan. Keseluruhan, kondisi pasar saham masih dipengaruhi oleh faktor global yang beragam.
