Prabowo Subianto Salurkan 1.098 Ekor Sapi Kurban Berkualitas Premium
Presiden Prabowo Subianto telah menyalurkan 1.098 ekor sapi kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, keseluruhannya berasal dari peternak lokal dengan kualitas premium. Sapi-sapi ini memiliki bobot di atas 800 kilogram hingga 1,3 ton, dan berasal dari berbagai jenis seperti Simmental, Limousin, Peranakan Ongole, Brahman, Angus, Sapi Bali, FH, Belgian Blue, dan Charolais.
Sapi Kurban Berkualitas dari Peternak Lokal
Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menyatakan bahwa sapi kurban yang disalurkan oleh Presiden merupakan sapi-sapi premium yang berasal dari peternak lokal. Hal ini diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas sapi lokal.
Seluruh sapi yang disalurkan telah memenuhi syarat sebagai hewan kurban sesuai syariat Islam, dengan sertifikat kesehatan hewan, usia di atas dua tahun, jenis kelamin jantan, serta tidak cacat.
Pengembangan Industri Peternakan Lokal
Proses pengadaan sapi kurban melibatkan koordinasi antara Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Presiden, Kementerian Pertanian, dinas peternakan dan kesehatan hewan daerah, serta Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI). Tujuan dari penyaluran sapi kurban ini selain sebagai ibadah, juga untuk mendorong pengembangan industri peternakan mandiri di Indonesia.
Presiden Prabowo berharap agar sapi-sapi yang diberikan dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya oleh masyarakat yang membutuhkan, baik melalui pemerintah daerah, lembaga-lembaga yang ditunjuk, maupun masyarakat atau tokoh-tokoh yang dipercaya.
Penyaluran Hewan Kurban Secara Merata
Total 1.098 ekor sapi kurban tersebut disalurkan ke 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, serta lembaga pendidikan, pondok pesantren, lembaga sosial keagamaan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Penyaluran sapi kurban pun disesuaikan dengan standar bobot sapi yang ada di setiap daerah.
Anggaran sekitar Rp100 miliar dari APBN dialokasikan untuk pengadaan sapi kurban berkualitas ini. Harga sapi disesuaikan dengan bobot dan lokasi masing-masing daerah. Sebagai contoh, untuk Masjid Istiqlal Jakarta, Presiden menyerahkan satu ekor sapi jenis Simmental berbobot 1,3 ton.
