Menteri Koperasi Targetkan 30 Ribu Manajer Kopdes di Seluruh Indonesia Mulai Ditempatkan
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan rencana penempatan sekitar 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di seluruh Indonesia mulai bulan Agustus 2026. Hal ini menyusul selesainya rangkaian pelatihan yang saat ini sedang berlangsung. Proses penempatan tersebut akan dilakukan secara bertahap seiring dengan pembangunan fisik gudang, gerai, dan fasilitas pendukung Kopdes Merah Putih.
Penempatan manajer Kopdes ini akan dilakukan sesuai dengan daerah asal masing-masing guna memudahkan pengelolaan koperasi dan memahami karakteristik wilayah dengan lebih baik. Para calon manajer saat ini tengah mengikuti program latihan bela negara dan pelatihan manajerial koperasi sebagai bagian dari persiapan mereka untuk menangani tugas di koperasi.
Pelatihan Terstruktur Menyeluruh
Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menjelaskan bahwa setelah program latihan bela negara, para calon manajer akan melanjutkan dengan pelatihan manajerial koperasi yang disusun oleh Kementerian Koperasi. Pelatihan ini akan berlangsung mulai 17 hingga 31 Juli 2026 dan mencakup 12 modul yang beragam.
Modul pelatihan tersebut meliputi aspek filosofi, regulasi, praktik perkoperasian, kelembagaan, tata kelola koperasi, manajemen operasional, hingga implementasi digitalisasi Kopdes Merah Putih. Para peserta pelatihan juga akan mengikuti uji kompetensi untuk memperoleh sertifikasi profesi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) guna memastikan profesionalisme dalam pengelolaan koperasi.
Capaian Hingga Saat Ini
Berdasarkan data Sistem Informasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes) per 2 Juli 2026, sekitar 35 ribu titik pembangunan gerai koperasi sudah terverifikasi, dimana 20 ribu di antaranya sedang dalam tahap pembangunan. Sementara itu, sekitar 14 ribu Kopdes Merah Putih telah mencapai tahap penyelesaian 100 persen.
Dengan adanya penempatan 30 ribu manajer Kopdes ini diharapkan dapat memperkuat posisi koperasi-koperasi di seluruh Indonesia serta meningkatkan kualitas pelayanan dan manajemen koperasi secara keseluruhan.
