Risiko Meningkat: Korban Tewas Ebola di RD Kongo Tembus 500

Kasus Kematian Akibat Ebola di RD Kongo Capai 500, Risiko Penyebaran Meningkat

Melansir laporan pemerintah Republik Demokratik Kongo, kasus kematian akibat wabah virus Ebola telah mencapai angka 500. Data terbaru juga menunjukkan bahwa sebanyak 253 kasus telah sembuh dari penyakit tersebut, dengan total 1.561 kasus terkonfirmasi, 506 di antaranya berujung pada kematian, dan 628 masih dirawat inap. Tingkat kematian akibat Ebola diperkirakan mencapai 32,4 persen.

Situasi Darurat Wabah Ebola di RD Kongo dan Uganda

Pada bulan Mei 2026, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan status darurat untuk wabah Ebola di RD Kongo dan Uganda, yang dianggap berpotensi mengancam negara-negara tetangga. WHO mengidentifikasi risiko penyebaran lebih lanjut di wilayah tersebut sebagai tinggi.

Sebelumnya, pemerintah RD Kongo telah mengeluarkan larangan terhadap kerumunan massa di ibu kota Kinshasa dan beberapa provinsi lainnya seperti Tshopo, Haut-Uele, dan Bas-Uele guna mengendalikan penyebaran virus Ebola. Menteri Dalam Negeri Kongo, Jacquemain Shabani, mengatakan bahwa langkah ini diambil karena adanya peningkatan risiko kesehatan terkait dengan penyebaran virus mematikan tersebut di berbagai wilayah negara.

Dukungan PBB dan Mitra untuk Penanggulangan Ebola

PBB dan mitra terus memberikan dukungan dalam upaya penanggulangan wabah Ebola di Kongo. Langkah-langkah pencegahan dan pemantauan terus dilakukan untuk mengurangi risiko penyebaran lebih lanjut dan memastikan keselamatan masyarakat.

Source link