IRGC Menghancurkan Radar AS di Oman dan Suriah
Pasukan militer Iran yang diperkuat oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) baru-baru ini melakukan serangan terhadap radar pemantau milik Amerika Serikat (AS) di Oman dan Suriah. Serangan ini merupakan bagian dari gelombang ke-13 Operasi Nasr-2 yang dilakukan oleh IRGC.
Serangan di Oman dan Suriah
Dalam pernyataannya, IRGC menyebutkan bahwa mereka berhasil menghancurkan radar maritim di wilayah Salamah dan radar pemantau AS di Pulau Ghanam, Oman. Selain itu, IRGC juga meluncurkan serangan terhadap pusat komando operasi khusus AS di At Tanf, Suriah. Serangan tersebut berhasil menghancurkan sistem radar AS, beberapa unit helikopter operasi khusus, dan sejumlah personel militer.
Selain serangan tersebut, Iran juga meluncurkan rudal balistik dan pesawat nirawak (drone) yang menghancurkan pesawat pengisi bahan bakar serta jet tempur AS di Yordania. IRGC menggambarkan serangan ini sebagai balasan atas tindakan AS yang sebelumnya dilakukan di dekat Kota Iranshahr di Iran.
Pertikaian AS-Iran
Pasukan AS dilaporkan telah melancarkan serangkaian serangan terhadap Iran sejak menandatangani nota kesepahaman untuk mengakhiri konflik militer pada Juni lalu. Komando Pusat AS (CENTCOM) menyebut bahwa serangan mereka merupakan respons atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.
Dalam konteks ini, Iran juga telah melakukan sejumlah serangan terhadap pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah sebagai balasan atas serangan AS. Konflik antara Iran dan AS terus berlanjut meskipun upaya damai telah dilakukan sebelumnya.




