Nanik S Deyang Mundur Sebagai Kepala BGN karena alasan Kesehatan

Jakarta (ANTARA) – Nanik S Deyang telah mengajukan pengunduran diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) karena alasan kesehatan, seperti yang dikonfirmasi oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan Dirgayuza Setiawan.

Menurut Dirgayuza, “Hari ini Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung sekaligus mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional.” Hal ini dikonfirmasi dari Jakarta pada Rabu.

Riwayat Kepemimpinan Nanik di BGN

Selama memimpin BGN selama sekitar satu setengah bulan, Nanik telah melakukan langkah-langkah reformasi yang signifikan. Dia telah mengevaluasi ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mengklasifikasikan dapur berdasarkan standar mutu, dan menghentikan ekspansi dapur di wilayah jenuh. Selain itu, dia juga menemukan SPPG bermasalah dan mengembalikan ratusan miliar rupiah ke kas negara.

Pengunduran Diri Nanik

Dalam keterangan terpisah di media sosialnya, Nanik S Deyang juga menyatakan alasan pengunduran dirinya. Ia akan melakukan pengobatan di luar negeri untuk penyakit terkait jantung. Nanik berencana untuk berangkat hari ini. Meskipun mundur sebagai Kepala BGN, Nanik tetap diminta untuk mengawasi BGN.

Persiapan Dewan Pengawas BGN

Diperkirakan Presiden Prabowo akan membentuk dewan pengawas BGN dan implementasi MBG, dengan Nanik sebagai ketua dewan tersebut. Dalam pernyataannya, Nanik juga menyatakan komitmennya untuk terus berjuang dan mendukung Presiden Prabowo dalam misi perbaikan kehidupan rakyat Indonesia.

Artikel ini disadur dari sumber oleh Prisca Triferna Violleta dan disunting oleh Sigit Pinardi.

Source link