Penjelasan Ahli: Tekanan Sesar Lama Penyebab Gempa M7,1 Jepang

Gempa Bumi Kuat Guncang Jepang, Diduga Dipicu oleh Geseran Sesar Lama

Jakarta (ANTARA) – Gempa bumi kuat mengguncang barat daya Jepang pada hari Selasa, diduga dipicu oleh geseran sesar yang belum retak saat gempa kembar melanda wilayah yang sama satu dekade lalu. Para ahli memperingatkan bahwa aktivitas gempa susulan yang kuat masih berpotensi terjadi.

Gempa Kuat dengan Pemicu yang Sama

Zona sesar aktif, seperti zona sesar Hinagu dan Futagawa, yang membentang di wilayah tengah Kyushu, dikhawatirkan dapat menyebabkan gempa berkelanjutan. Gempa bumi terbaru berkekuatan magnitudo 7,1 tersebut berpusat di Prefektur Kumamoto, dekat dengan pusat gempa serupa pada tahun 2016.

Pada tahun 2016, Jepang dilanda serangkaian gempa bumi yang merusak kawasan tersebut dan menewaskan lebih dari 270 orang. Para ahli, termasuk Shinji Toda, Profesor Seismologi dari Universitas Tohoku, menemukan bahwa susut bumi setelah gempa 10 tahun lalu hampir tidak terjadi di zona sesar Hinagu, meningkatkan potensi gempa besar.

Analisis Aktivitas Seismik

Shinji Toda menemukan bahwa jumlah gempa berkekuatan magnitudo 1,5 atau lebih telah meningkat lebih dari dua kali lipat selama satu dekade terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa gempa 2016 telah memicu tegangan besar yang berkontribusi pada gempa terbaru.

Badan Meteorologi Jepang menyebut bahwa gempa Selasa terjadi pada kedalaman 16 kilometer di sepanjang sesar geser, serupa dengan karakteristik gempa 2016. Meskipun belum ada keterangan resmi mengaitkan kedua kejadian tersebut secara eksplisit, potensi gempa susulan masih diwaspadai.

Sumber: Kyodo

Source link