Kementerian Kebudayaan Dukung Balinale untuk Memajukan Sinema Indonesia
Tangerang – Balinale, Bali International Film Festival, mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Kebudayaan sebagai platform strategis untuk mengembangkan industri film Tanah Air. Dengan komitmen kuat, Kementerian Kebudayaan akan terus mendukung Balinale agar dapat menciptakan peluang internasional yang lebih luas bagi para sineas Indonesia.
Balinale: Menjadi Wadah Pengembangan Bakat Baru
Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan (PPPK), Ahmad Mahendra, menyatakan bahwa Balinale telah melampaui status festival tahunan biasa. Saat ini, Balinale menjadi platform yang mampu membina bakat-bakat baru melalui eksposur internasional, pengembangan profesional, dan kesempatan untuk bersaing di panggung dunia. Komite Balinale bahkan melaporkan bahwa pada tahun 2026, festival ini menerima lebih dari 1.300 pengajuan dari seluruh dunia.
Seleksi resmi Balinale tahun ini menampilkan 94 film dari 38 negara, termasuk 23 film Indonesia. Terdapat 20 pemutaran perdana dunia, 10 pemutaran perdana internasional, dan 26 pemutaran perdana Asia. Kualitas Balinale semakin diperkuat dengan statusnya sebagai Festival Berkualifikasi Academy Award® untuk kategori Best Short Film sejak tahun 2024.
Dukungan Kementerian Kebudayaan
Ahmad Mahendra menjelaskan bahwa kementeriannya akan terus mendukung Balinale sebagai platform yang memberikan peluang bagi pembuat film Indonesia untuk meraih kesuksesan global. Balinale tidak hanya menjadi ajang festival, tetapi juga menjadi jembatan yang menghubungkan talenta lokal dengan pasar internasional, distributor, pemrogram, dan pemimpin industri film.
Pendiri dan Direktur Festival, Deborah Gabinetti, menambahkan bahwa Balinale hadir untuk menciptakan peluang berarti bagi para pembuat film Indonesia. Dengan membawa komunitas film internasional ke Indonesia, Balinale turut memperkenalkan cerita-cerita Indonesia ke seluruh dunia, menjadikannya sebagai ajang yang penting dalam memperluas daya saing perfilman Indonesia di kancah internasional.
