Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata
Jakarta – Tragedi penembakan yang menewaskan tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, telah mengguncang masyarakat. Tiga korban tersebut, Aprida Rapi, Alfonsius Albinus Mehan, dan Wili Mbuik, tewas dalam serangan kelompok bersenjata pada Rabu, 9 September 2026.
Peristiwa tragis ini terjadi di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, ketika rombongan pegawai Dinas Pertanian sedang dalam perjalanan untuk menyalurkan bantuan ternak kepada masyarakat. Korban-korban tersebut memiliki latar belakang dan profil yang berbeda.
Aprida Rapi, seorang pejabat di Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, meninggal dunia dalam penembakan tersebut. Ia merupakan Kepala Bidang Peternakan yang tinggal di Wamena. Alfonsius Albinus Mehan, seorang dokter hewan, juga turut menjadi korban. Ia berasal dari Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.
Sementara itu, Wili Mbuik, seorang CPNS baru di Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, juga menjadi korban dalam peristiwa tragis ini. Komitmen mereka dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat terhenti secara tiba-tiba akibat serangan tersebut.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan duka cita atas kejadian ini dan menekankan pentingnya keamanan bagi petugas yang bertugas di daerah rawan. Pemerintah juga menegaskan akan mengusut tuntas kasus penembakan ini dan menuntut keadilan bagi para korban.
Aparat kepolisian juga turut terlibat dalam penyelidikan untuk mengungkap kronologi kejadian dan pelaku di balik penembakan tersebut. Selongsong peluru yang ditemukan di lokasi kejadian menjadi barang bukti utama dalam proses penyelidikan ini.
Kejadian tragis ini menjadi peringatan bagi semua pihak akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Papua Pegunungan. Semoga kasus penembakan ini segera terungkap dan para pelaku bisa segera ditangkap serta diadili sesuai hukum yang berlaku.
Sumber: Lihat sumber berita




