Makassar – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Makassar melalui Komisi Perempuan menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi orangtua dalam membentuk karakter anak. Peran ibu dalam keluarga, pengaruh lingkungan, komunikasi orang tua dan anak, kasus kekerasan seksual, pola pengasuhan, hingga dampak media sosial terhadap perilaku dan karakter anak menjadi sorotan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Peran Orang Tua Dalam Pembentukan Karakter Anak” di Makassar, Sabtu (12/9).
Ketua Komisi V MUI Kota Makassar, Profesor Rahmi Damis, menekankan perlunya orang tua untuk memahami perkembangan zaman demi pengawasan yang baik terhadap pergaulan dan aktivitas anak. Dalam diskusi tersebut, orang tua dan pengurus MUI Makassar didorong untuk memperkuat pemahaman tentang pola pengasuhan, perlindungan anak, dan pentingnya keterlibatan keluarga dalam membentuk karakter anak.
Pada kesempatan tersebut, tantangan pengasuhan anak di era teknologi informasi dan media sosial menjadi fokus utama. Menanamkan nilai kejujuran dan membangun komunikasi terbuka antara orang tua dan anak dianggap penting oleh Rahmi Damis. Peserta FGD juga menyoroti persoalan penting yang harus mendapat perhatian bersama.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar, Ita Isdiana Anwar, menyampaikan bahwa kasus perlindungan perempuan dan anak masih menjadi tantangan serius. Lebih dari separuh kasus yang tercatat pada tahun 2025 berkaitan dengan anak, menandakan perlunya perhatian lebih terutama dari lingkungan keluarga.
Pengurus MUI Kecamatan Ujung Tanah, Nuraeni, menyatakan pentingnya meluaskan FGD hingga ke tingkat kecamatan dan lingkungan keluarga. Dia berharap hasil diskusi ini tidak berhenti pada kegiatan tersebut, melainkan dilanjutkan melalui sosialisasi di masing-masing wilayah. Komisi Perempuan MUI Kota Makassar mendorong penguatan peran keluarga dalam membangun karakter anak secara aman dan sesuai dengan nilai agama dan sosial.
Sumber: Lihat sumber berita




