Lapas Kelas IIA Kediri Mengalami Panen Ubi Cilembu 120 Kilogram dari Program Pembinaan Warga Binaan
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kediri telah berhasil memanen 120 kilogram ubi Cilembu dari lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lakuli pada Selasa (29/9/2026). Hal ini merupakan hasil dari program pembinaan kemandirian yang melibatkan Warga Binaan dalam kegiatan budidaya pertanian.
Panen tersebut dipimpin oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kediri, Gatot Tri Rahardjo, bersama dengan jajaran pejabat struktural dan Warga Binaan yang terlibat dalam program tersebut. Dalam kegiatan ini, Warga Binaan tidak hanya berpartisipasi dalam proses panen, tetapi juga terlibat langsung dalam penanaman dan perawatan tanaman.
Gatot menyampaikan bahwa program pembinaan kemandirian bukan hanya tentang hasil produksi, tetapi juga tentang pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh oleh Warga Binaan. Panen ini menjadi salah satu bukti kesuksesan program pembinaan tersebut dan memberikan pengalaman berharga bagi Warga Binaan untuk mengembangkan keterampilan mereka sebelum kembali ke masyarakat.
Selain itu, hasil panen sebanyak 120 kilogram ubi Cilembu tersebut akan didistribusikan sesuai dengan mekanisme pemanfaatan hasil program pembinaan kemandirian. Program ini juga merupakan upaya Lapas Kediri untuk memberikan pelatihan keterampilan kerja kepada Warga Binaan melalui kegiatan produktif seperti budidaya pertanian.
Dengan adanya kegiatan panen ubi Cilembu ini, Lapas Kediri berharap dapat terus mendorong pembinaan kemandirian yang produktif dan berkelanjutan bagi Warga Binaan. Melalui pengembangan program-program serupa, diharapkan potensi lahan SAE Lakuli dapat lebih dioptimalkan untuk memperluas pengalaman kerja Warga Binaan dalam bidang pertanian.
Sumber: beritajatim.com




