Portal berita berupaya untuk memberikan informasi, dengan menghadirkan berita langsung kepada Anda

Rabu, 16 September 2026
Kriminal

Polisi Selidiki Kasus Pria di Jakbar yang Dipukuli: Fakta Terbaru

12 April 2025kriminal
Bagikan: WhatsApp Facebook X

Kasus penganiayaan yang menimpa seorang pria di Kalideres, Jakarta Barat, kini tengah diselidiki polisi setelah korban dituduh mencuri sandal jepit. Peristiwa ini menyita perhatian karena tuduhannya tampak sepele, tetapi berujung pada kekerasan yang membuat korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh. Polisi memastikan kasus tersebut terjadi pada Senin, 7 April 2025, di Jalan Permata, Kelurahan Tegal Alur, Kalideres.

Tuduhan Sandal Jepit Berujung Kekerasan

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa perkara ini bermula saat korban bertemu dengan para pelaku. Salah satu di antaranya, AT, menuduh korban mengambil sandal jepit yang dijemur di depan rumah warga. Korban, yang disebut berinisial DNS, membantah tuduhan itu. Namun, penolakan tersebut tidak menghentikan tindakan para pelaku.

Alih-alih diselesaikan dengan cara baik-baik, DNS justru dibawa secara paksa ke sebuah rumah kosong. Di lokasi itu, ia diduga dianiaya oleh empat orang yang telah diidentifikasi polisi, yakni AT, B, E, dan AM. Dari keterangan awal, kekerasan itu dilakukan secara bersama-sama setelah tuduhan pencurian dilontarkan.

Luka di Kepala, Tangan, dan Bekas Sundutan Rokok

Akibat penganiayaan tersebut, pelapor mengalami memar di bagian belakang kepala dan tangan. Tak hanya itu, korban juga disebut disundut rokok pada lengan tangan sebelah kanan. Kondisi ini memperkuat dugaan bahwa kekerasan yang dialami DNS bukan sekadar aksi spontan, melainkan tindakan yang dilakukan dengan intensitas cukup serius.

Penyelidikan Masih Berjalan

Hingga kini, polisi masih menelusuri rangkaian kejadian untuk memastikan duduk perkara sekaligus mengungkap peran masing-masing terduga pelaku. Kasus ini menjadi sorotan karena berawal dari persoalan kecil, tetapi berubah menjadi penganiayaan yang meninggalkan luka fisik pada korban. Penyelidikan diharapkan dapat memberikan kepastian hukum atas peristiwa yang terjadi di kawasan Kalideres tersebut.

kriminal

Redaksi Indoberita.net