Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menekankan pentingnya melakukan kajian yang mendalam terkait rencana pelaksanaan malam bebas kendaraan (Car Free Night/CFN) di Jakarta agar tidak mengganggu aktivitas bisnis hotel di sekitar wilayah Sudirman-MH. Thamrin. Pramono menegaskan bahwa keputusan terkait CFN harus diambil secara bijak untuk tidak mengganggu hotel-hotel yang sering menjadi lokasi pernikahan pada akhir pekan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran kegiatan CFN tanpa merugikan kepentingan publik lainnya. Pramono menegaskan bahwa CFN tidak boleh mengganggu hotel-hotel yang biasanya menerima tamu untuk pernikahan hingga larut malam.
Apabila rencana CFN dilaksanakan, Pramono khawatir hal tersebut akan mengganggu pengguna jalan, terutama karena akan berbarengan dengan kegiatan Jakarta Muharram Festival 2025. Oleh karena itu, penataan dan kajian yang mendalam perlu dilakukan sebelum mengambil keputusan terkait pelaksanaan CFN. Menurut Pramono, CFN yang mengganggu aktivitas hotel dan jalan dapat menimbulkan keributan di sekitar Bundaran HI, terutama dengan adanya acara pencak silat yang rencananya akan memecahkan rekor MURI pada hari Minggu. Kesimpulannya, perlu adanya pertimbangan yang matang agar CFN dapat dilaksanakan dengan lancar tanpa mengganggu kegiatan publik lainnya.

