Iran Tolak Mediasi, Dubes Tegaskan Tak Akan Berunding dengan AS

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menegaskan kembali penolakan Iran terhadap tawaran mediasi beberapa negara untuk meredakan konflik di Timur Tengah. Hal ini disampaikan dalam pertemuan dengan Dubes Boroujerdi di Jakarta, di mana ia menegaskan bahwa Iran tidak akan berunding dengan Amerika Serikat. Meskipun Indonesia menawarkan untuk memfasilitasi dialog guna menciptakan kondisi keamanan yang kondusif, Dubes Boroujerdi jelas menyatakan bahwa Iran tidak akan terlibat dalam negosiasi dengan musuh. Diplomat tersebut juga mengingatkan bahwa Iran telah mencoba berunding dengan AS sebelumnya namun selalu berujung pada pelanggaran perjanjian atau serangan militer.

Negosiasi antara Iran dan AS termasuk kesepakatan nuklir JCPOA pada tahun 2015 yang kemudian dibatalkan oleh AS. Dubes Boroujerdi juga menyoroti serangan AS terhadap Iran selama negosiasi babak kedua di tahun 2025. Meskipun ada upaya mediasi dari negara seperti Oman, Iran tetap keras dalam keputusannya untuk tidak membuka ruang negosiasi kali ini. Seperti yang disampaikan, Iran akan terus memperjuangkan kemenangan dalam konflik ini.

Selain Indonesia, Presiden Rusia Vladimir Putin juga menawarkan diri sebagai mediator antara Iran dan UEA. Putus mengungkapkan kesiapannya untuk menyampaikan keluhan UEA tentang serangan ke Iran. Meskipun terdapat upaya mediasi dari beberapa negara lainnya seperti Spanyol dan China, Iran tetap teguh dalam sikapnya untuk tidak terlibat dalam negosiasi dengan AS. Hal ini memperkuat posisi Iran dalam menghadapi konflik di Timur Tengah.

Source link