Risiko Tidur Cuma Enam Jam Sehari pada Fungsi Otak

Tidur malam yang berkualitas dan mencukupi sangat penting untuk mendukung kesehatan otak dan optimalisasi fungsi kognitif. Menurut ahli neurologi Dr. Sudhir Kumar dari Rumah Sakit Apollo di Hyderabad, tidur kurang dari enam jam per malam dapat berdampak signifikan pada kinerja otak. Meskipun seseorang mungkin merasa baik secara fisik setelah hanya tidur enam jam, otak menunjukkan perubahan yang memengaruhi kognisi.

Studi telah menunjukkan bahwa tidur kurang dari enam jam per malam dapat menyebabkan penurunan kinerja kognitif yang serupa dengan efek dari 24 hingga 48 jam tanpa tidur. Hal ini disebabkan oleh stres neurologis yang terakumulasi akibat kurang tidur. Meskipun seseorang mungkin tidak menyadari dampak ini, otak akan merasakannya secara internal.

Tidur yang kurang dapat menyebabkan berbagai masalah, seperti rentang perhatian yang berkurang, waktu reaksi yang lambat, gangguan memori kerja, dan pengambilan keputusan yang buruk. Banyak orang dewasa membutuhkan tujuh hingga sembilan jam tidur setiap malam untuk memastikan otak dan kognisi mereka tetap sehat.

Menurut Mayo Clinic, jumlah tidur yang dibutuhkan setiap harinya berbeda-beda tergantung usia. Mulai dari bayi hingga dewasa, waktu tidur yang disarankan berbeda-beda. Dr. Kumar menekankan bahwa tidur bukanlah sesuatu yang opsional, melainkan merupakan bagian penting dari perawatan otak harian. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk memberikan prioritas pada tidur yang berkualitas dan cukup sebagai fondasi kesehatan mereka.

Source link